POJOKSATU.id - Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari adalah salah satu penyebab utama warna kulit menjadi tidak merata atau belang. Biasanya sunscreen atau tabir surya jadi solusinya.
Namun, meski banyak yang rutin menggunakan sunscreen, masih ada sejumlah kesalahan umum dalam cara pemakaian yang membuat proteksi skin tone tidak optimal.
Berikut tujuh kesalahan penting yang sering terjadi dan bagaimana cara memperbaikinya.
Baca Juga: Berapa Lama Kuliah Ahli Gizi? Durasi Lengkap, Rincian Mata Kuliah, Praktikum, dan Prospek Kerja
Menggunakan Sunscreen dengan Jumlah yang Terlalu Sedikit
Salah satu kesalahan paling klasik adalah memakai sunscreen dalam jumlah yang sangat tipis.
Banyak orang hanya menggunakan sekitar 25-50 persen dari dosis yang direkomendasikan, yakni sekitar dua ruas jari untuk wajah dan leher.
Jika dosis terlalu sedikit, proteksi terhadap sinar UV tidak maksimal, sehingga risiko kulit belang atau terbakar lebih besar.
Baca Juga: Alat Berat Tersangkut Kabel, Dua Orang Tersetrum di Bogor: Satu Orang Tewas Mengenaskan
Tidak Reapply atau Jarang Mengulang Pemakaian
Sunscreen tidak bisa hanya diaplikasikan sekali saja di pagi hari dan dianggap sudah cukup.
Dokter spesialis kulit menyarankan untuk mengoles ulang setiap sekitar 2 jam sekali.
Karena setelah dua jam, efektivitas sunscreen bisa menurun, terutama jika seseorang berkeringat atau berada di bawah paparan sinar matahari.
Tanpa reapply, area kulit bisa kehilangan perlindungan, yang akhirnya berkontribusi pada warna kulit yang tidak merata.
Pakai Sunscreen di Area Wajah Saja
Seringkali fokus penggunaan sunscreen hanya pada wajah, sehingga area lain seperti leher, telinga belakang, dan punggung tangan terabaikan.
Ini adalah salah satu kesalahan karena bagian-bagian tersebut juga rentan terhadap paparan UV.
Padahal, bagian-bagian ini bisa lebih cepat belang jika tidak dilindungi secara merata.
Tidak Menunggu Sunscreen Menyerap
Setelah sunscreen dioles ke seluruh wajah, idealnya menunggu sebentar agar formula meresap dan menempel ke kulit sebelum melakukan aktivitas luar ruangan.
Sebaiknya, memberikan jeda sebelum keluar rumah agar perlindungan dari sunscreen bekerja maksimal.
beri jeda sekitar 10 hingga 15 menit sampai sunscreen dipastikan meresap secara merata sebelum keluar ruangan.
Jika langsung keluar tanpa menunggu, lapisan sunscreen bisa belum mengunci ke kulit, sehingga proteksi berkurang dan kulit pun lebih berisiko terkena UV secara langsung.
Menggunakan Sunscreen yang Tidak Sesuai Jenis Kulit
Pemilihan sunscreen yang tepat perlu disesuaikan dengan jenis kulit.
Kesalahan umum yang sering ditemukan adalah menggunakan sunscreen yang tidak cocok dengan kondisi kulit.
Contohnya, kulit berminyak akan kesulitan jika memakai sunscreen dengan tekstur yang sangat creamy atau terasa berat.
Sementara itu, kulit kering bisa merasa tidak nyaman jika menggunakan formula yang terlalu matte.
Ketidakcocokan ini dapat menyebabkan proteksi tidak merata atau bahkan iritasi, efeknya kulit bisa belang di area tertentu.
Mencampur Sunscreen dengan Makeup atau Skincare Lain
Sering kali, untuk menghemat waktu atau agar sunscreen terasa ringan, orang mencampur sunscreen dengan foundation, serum, atau pelembap.
Namun, hal ini dapat menurunkan efektivitas SPF yang diklaim.
Untuk proteksi yang maksimal, sebaiknya sunscreen diaplikasikan sendiri, kemudian menunggu beberapa menit sebelum melanjutkan dengan skincare atau makeup lainnya.
Dengan cara ini, lapisan pelindung dari sunscreen tetap optimal dan merata.
Baca Juga: Habis TKA, Lanjut UAS! Ini Strategi Belajar yang Paling Efektif Biar Nggak Keteteran
Mengabaikan Sunscreen Saat Cuaca Mendung atau di Dalam Ruangan
Banyak yang berpikir bahwa sunscreen hanya penting ketika matahari terik padahal, sinar UV tetap bisa menembus awan dan jendela.
Penggunaan sunscreen diwajibkan setiap hari, tidak hanya saat berada di luar ruangan, karena paparan UV bisa terjadi bahkan di dalam rumah.
Mengabaikan pemakaian tabir surya di hari berawan atau saat berada di dalam ruangan bisa membuat bagian kulit tertentu tetap terpapar sinar UV dan akhirnya belang.
Penggunaan sunscreen sangat penting, tetapi efektivitasnya sangat tergantung pada cara pemakaian.
Dengan menghindari tujuh kesalahan di atas, perlindungan terhadap sinar UV bisa jauh lebih maksimal.
Kesalahan tersebut meliputi penggunaan jumlah sunscreen yang terlalu sedikit, jarang reapply, dan area kulit yang terlewat.
Selain itu, pemilihan produk yang tidak tepat juga dapat diminimalkan agar risiko kulit belang berkurang.
Sunscreen bukan hanya pelengkap rutinitas kecantikan, tetapi investasi jangka panjang untuk warna kulit yang merata dan sehat.
Konsistensi dalam penggunaan dan aplikasi yang tepat sangat menentukan hasilnya.
Mulai ulang kebiasaan sunscreen dengan bijak, agar kulit tetap terlindungi dan tampak lebih cerah seimbang setiap hari. ***




