POJOKSATU.id - Liburan Imlek selalu identik dengan suasana meriah, lampion berwarna-warni, serta beragam tradisi khas Tionghoa yang sarat makna.

Tahun Baru Imlek 2026 jatuh pada 17 Februari, dan puncak perayaannya akan ditutup dengan Cap Go Meh, malam kelima belas dalam kalender Imlek yang dipercaya sebagai simbol keberuntungan serta harapan baru.

Secara harfiah, istilah “Cap Go Meh” berasal dari bahasa Hokkien yang berarti malam kelima belas.

Baca Juga: Sukarela Tapi Terasa Dipaksa, ASN Samarinda Diminta Bayar Dana Gotong Royong

Dalam tradisi Tionghoa, malam ini merupakan malam purnama pertama di tahun baru, sehingga banyak daerah di Indonesia menggelar event khusus sebagai wujud syukur sekaligus perayaan kebersamaan lintas budaya.

Menariknya, Cap Go Meh 2026 di beberapa daerah juga bertepatan dengan bulan Ramadan.

Nah, momen ini justru menjadi ruang indah untuk memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama lewat perayaan budaya yang inklusif.

Baca Juga: BPS Catat Inflasi Tarif Listrik Januari 2026 Tembus 3,55 Persen, Dampaknya Terasa hingga Februari

Berikut sejumlah destinasi Cap Go Meh 2026 di Indonesia yang bisa kamu jadikan referensi liburan.

Bogor Street Festival
Perayaan Cap Go Meh di Bogor dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret 2026 dengan pusat acara di sepanjang Jalan Suryakencana.

Tahun ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan bulan Ramadan.

Baca Juga: RS Dilarang Tolak Pasien PBI BPJS Nonaktif, Tetap Dilayani dan Bisa Diaktifkan Kembali

Akan ada penyesuaian waktu penyelenggaraan, di mana pawai budaya direncanakan berlangsung pada malam hari setelah salat tarawih.

Rute pawai dimulai dari Vihara Dhanagun (Hok Tek Bio), menyusuri Jalan Suryakencana, mengitari kawasan Gang Aut, lalu kembali melalui Jalan Roda.

Pawai Tatung di Singkawang
Kota Singkawang dikenal sebagai salah satu pusat perayaan Cap Go Meh terbesar di Indonesia.

Tradisinya kental dengan perpaduan budaya Tionghoa, Dayak, dan Melayu yang hidup berdampingan.

Baca Juga: SMKN 3 Bandung Kembangkan Konsep DELTA 3, Siapkan Siswa Jadi Digipreneur Berdaya Saing Global

Rangkaian acaranya meliputi pawai lampion, pentas kesenian Tionghoa, kampung Tionghoa, ritual cuci jalan, hingga parade Tatung yang selalu ditunggu.

Tatung, dalam bahasa Hakka, berarti orang yang dirasuki roh, dewa, atau leluhur.

Para Tatung menampilkan atraksi kekebalan seperti menusuk kawat atau berjalan di atas pecahan kaca, setelah sebelumnya menjalani puasa selama tiga hari.

Baca Juga: Jangan Kira Sama, Ini Faktor Penentu Gaji PNS 2026 Mulai Dari golongan, hingga daerah penempatan

Pasar Imlek Semawis di Semarang
Semarang memiliki Pasar Imlek Semawis yang rutin memeriahkan perayaan Imlek dan Cap Go Meh.

Pasar malam ini menawarkan ragam kuliner, kriya bernuansa Imlek, serta pertunjukan kesenian Tionghoa.

Beberapa kuliner yang menarik dicoba antara lain lumpia Cap Go Meh, brokoli siram jamur, nasi Hainan, hingga aneka kue basahan.

Suasananya hangat, ramai, dan cocok untuk wisata keluarga.

Baca Juga: Resmi Dibuka, Pelatihan Dasar CPNS 2026 di Kota Solok Diikuti 111 Peserta

Perayaan Cap Go Meh di Jakarta
Di Jakarta, pusat perayaan Imlek dan Cap Go Meh tersebar di sejumlah kawasan seperti Pecenongan, Petak Sembilan Glodok, Taman Budaya Tionghoa di TMII, serta kawasan Pantai Indah Kapuk.

Di Pecinan Glodok, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan budaya Tionghoa, atraksi naga, dan barongsai.

Sementara di kawasan Pantjoran PIK, tersedia atraksi barongsai, Liong UV dengan lampu ultraviolet, hingga hiburan live music.

Jappa Jokka Cap Go Meh di Makassar
Jappa Jokka Cap Go Meh merupakan kegiatan tahunan di Makassar.

Baca Juga: Bukan Korporasi Besar! UMKM Ternyata Menyumbang Lebih dari 60 Persen PDB Indonesia

Kata “Jappa” dalam bahasa Makassar dan “Jokka” dalam bahasa Bugis sama-sama berarti jalan-jalan.

Festival ini menjadi wujud komitmen umat Buddha melalui Permabudhi dalam merawat keberagaman dan kebersamaan.

Tahun 2026, acara akan digelar pada 28 Februari hingga 1 Maret di sepanjang Jalan Sulawesi.

Kegiatannya meliputi pasar murah, kegiatan berbagi, ngabuburit, buka puasa bersama, hingga Hasamitra Heritage Run pada 1 Maret 2026 pukul 21.00 WITA dari Gerbang China Town.

Baca Juga: Polda Jabar Benarkan Tangkap Warga Purwakarta Kaitan Narkoba, Ternyata Seorang Kepala Desa di Kecamatan Bungursari

Perayaan Imlek di Pulau Kemaro, Palembang
Di Palembang, perayaan Imlek dan Cap Go Meh terpusat di Pulau Kemaro yang berada di tengah Sungai Musi.

Pada hari kelima belas setelah Imlek, warga Tionghoa, khususnya penganut Konghucu, berbondong-bondong menyeberang untuk berdoa di Klenteng Hok Tjing Rio.

Pengunjung juga dapat menyaksikan pertunjukan barongsai, wayang potehi, wayang orang khas Cina, serta kesenian tradisional lainnya dengan latar lampion yang menghiasi pulau.

Baca Juga: Australia Awards Scholarships 2027 Masih Dibuka, Ini Panduan Lengkap Pendaftaran dan Persyaratannya

Grebeg Sudiro di Solo
Grebeg Sudiro merupakan tradisi unik di Solo yang memadukan budaya Tionghoa dan Jawa.

Rangkaian acaranya meliputi arak-arakan, doa dan ritual, pertunjukan seni, festival kuliner, serta bazaar UMKM.

Baca Juga: Transisi Energi Dikebut! Ini Posisi Indonesia di Peringkat PLTS Dunia Tahun 2026

Perayaan ini menjadi simbol harmoni antar komunitas sekaligus gambaran indahnya keberagaman budaya di Indonesia.

Cap Go Meh bukan sekadar penutup rangkaian Imlek, tetapi juga perayaan tentang harapan, kebersamaan, dan keberagaman.

Di tengah gemerlap lampion dan tabuhan genderang, kita diingatkan bahwa perbedaan justru membuat Indonesia semakin kaya dan bermakna.***