POJOKSATU.id - Di balik kilauan yang tampak sederhana, air mata menyimpan fakta menarik yang jarang kita sadari.
Air mata bukan hanya tanda emosi, tetapi juga menyimpan misteri dan keajaiban dalam komposisinya.
Menakjubkan dan menarik untuk membahas air mata.
Baca Juga: Angkat Bicara usai Digugat Cerai Sam Asghari, Britney Spears Singgung soal Rasa Sakit dan Air Mata
Air mata tidak hanya berperan dalam mengungkapkan perasaan, tetapi juga memiliki sisi yang tak terduga yang patut dipelajari."
POJOKSATU.id akan membahas 6 fakta menarik air mata. Yuk, simak!
1. Tiga Jenis Air Mata
Dilansir POJOKSATU.id dari biology readers, terdapat tiga jenis air mata. Ada air mata basal, refleks, dan emosional.
Pertama, air mata basal. Air mata bas memiliki fungsi untuk membersihkan, memelihara dan melindungi, serta melembapkan kornea mata.
Air mata basal akan menjadi perisai utama pada mata. Hal ini sebab air mata basal yang menjaga mata dari kotoran.
Kedua, air mata refleks. Jenis ini keluar saat mata bersentuhan dengan hal yang menyebabkan iritasi.
Misalnya seperti debu, asap, bawang atau bakteri. Air mata refleks mengandung lebih banyak antibodi untuk mencegah infeksi.
Menariknya, mata lebih banyak mengeluarkan air mata jenis ini daripada air mata basal. Hal ini karena air mata refleks keluar secara tidak sengaja.
Ketiga, air mata emosional. Air mata emosional akan keluar saat merasakan emosi yang sangat kuat terhadap sesuatu.
Misalnya saat kamu sedang senang, sedih, takut dan perasaan emosional lainnya. Air mata ini akan keluar jika ada dorongan suatu peristiwa yang memantik emosional.
2. Kandungan Air Mata
Tidak hanya terbuat dari air, ternyata ada lebih dari 1.500 protein yang berbeda. Garam dan minyak lemak juga ada dalam air mata.
Melansir dari Eye National Institute, kandungan elektrolit dalam air mata terdiri atas sodium, kalium, bikarbonat, dan khlorid.
Sodium akan memberikan rasa asin pada air mata. Tak hanya itu, ada air yang mengandung kalium dan magnesium yang rendah.
Ada tiga lapisan air mata. Pertama, lapisan lendir (nucous layer) akan menyebabkan air mata menempel pada mata.
Kedua, yaitu lapisan berair (aqueous layer) berfungsi menjauhkan dari bakteri dan melindungi kornea.
Ketiga, ada lapisan minyak (oily layer). Lapisan ini berfungsi untuk menjaga permukaan mata supaya tetap halus.
3. Air Mata Tak Akan Habis
Jangan khawatir, sobat tidak akan kehabisan air mata. Sebab air mata tidak diproduksi dalam jumlah yang sedikit.
Jumlah air mata yang diproduksi setara dengan 15 hingga 30 galon per tahunnya. Jumlah yang banyak, bukan?
Terdapat kelenjar lakrimal yang akan memproduksi air mata. Letak kelenjar ini berada di atas mata.
Ketika berkedip, air mata akan menyebar ke seluruh permukaan. Itulah yang menyebabkan air mata sobat keluar.
4. Produksi Air Mata Melambat Ketika Sudah Menua
POJOKSATU.id mengutip dari Rutnin Eye Hospital bahwa ptoduksyvair Mata akan melambat seiring bertambah usia.
Air mata yang dimaksud adalah air mata basal. Secara umum, ini adalah perubahan hormonal.
Akibatnya, mata akan kering. Biasanya ini terjadi lebih cepat saat wanita dalam masa kehamilan serta kondisi menopause.
Mata yang kering itu akan semakin parah, jika memakai obat-obatan tertentu. Maka, sobat perlu berhati-hati.
Meskipun produksi air mata melambat, air mata tidak akan habis. Karena kelenjar lakrimal masih ada di atas matamu.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Mata Bengkak Habis Menangis, Lakukan Tips Ini Agar Tidak Sembab!
5. Bayi Baru Lahir Tidak Mengeluarkan Air Mata
Saat bayi baru lahir menangis, air mata tidak akan keluar. Hal ini karena kelenjar lakrimal pada bayi belum sempurna.
Ada juga kondisi penyumbatan air mata saat bayi dilahirkan. Ini biasa terjadi, sebab selaput membran bayi masih menutupi ujung saluran air mata.
Kelenjar lakrimal berkembang belum maksimal selama satu hingga dua bulan. Setelahnya, sedikit demi sedikit bayi akan bisa mengeluarkan air mata saat menangis.
6. Saat Menangis, Hidung Akan Berair
Dilansir POJOKSATU.id dari laman Healthline, bahwa mata dan saluran hidup saling terhubung. Terdapat saluran yang menghubungkan keduanya.
Saluran itu disebut nasolakrimal. Ketika kelenjar lakrimal memproduksi air mata, maka akan mengalir melalui saluran ini.
Inilah yang membuat air mata juga keluar melalui hidung. Air mata akan tercampur dengan lendir yang ada di dalam hidungmu.
Jadi, sering kali ketika sobat menangis lendir di hidung juga akan keluar bersamaan dengan air mata sobat.
Itulah 6 fakta menarik seputar air mata. Menurutmu, mana yang paling menarik?***



