POJOKSATU.id - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan dan kehidupan manusia.

Terutama di musim kemarau saat ini dengan cuaca panas yang melanda setiap daerah di Indonesia, dapat mencetus terjadinya kebakaran hutan.

Pasalnya, melansir dari bnpb.go.id, kebakaran hutan disebabkan karena 99% ulah manusia dan 1% kondisi alam.

Hal tersebut dapat dijelaskan bahwa memang manusialah yang mengubah tatanan alam.

Jika manusia bijak, alam pun sehat. Berlaku juga sebaliknya.

Baca Juga: Kebakaran Gunung Bromo Ternyata Dampak Menggunakan Flare dalam Foto Prewedding

Maka tidak heran jika baru-baru ini terjadi kebakaran hutan di Bromo karena urusan kecil yang disepelekan.

Oleh karena itu, sebagai makhluk yang dikarunia akal, tentu manusia harus senantiasa mampu menjaga keseimbangan alam di sekitarnya.

Ingin tahu penyebab fatal kebakaran hutan? Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Menggunakan Api Tanpa Instruksi

Pencetus kebakaran hutan yang pertama yakni, menggunakan api tanpa instruksi.

Maksud tanpa instruksi adalah menggunakan api tidak sesuai arahan dan aturan dari pihak konservasi.

Seperti menyalakan obor sembarangan ataupun menggunakan pemantik api secara tidak aman.

2. Membuang Puntung Rokok

Membuang puntung rokok menjadi pencetus kebakaran yang sering terjadi di daerah kampung yang berdekatan dengan hutan.

Meskipun sepele, membuang sisa rokok yang biasanya masih terdapat api kecilnya, dapat merembet ke daun kering hingga terjadi kebakaran.

Perlu adanya kesadaran untuk peduli membuang sampah pada tempatnya, terutama benda-benda yang dapat mencetus kebakaran hutan.

Jadi, hindari dan ingatkan orang-orang di sekitar Anda, ya.

Baca Juga: Kebakaran di Bukit Teletubbies: Pengunjung yang Menggelitik dengan Flare Menyulut Kontroversi di Gunung Bromo

3. Sengaja Membuka Lahan

Kebakaran hutan juga dapat terjadi atas kesengajaan warga di daerah kampung untuk membuka lahan.

Melansir dari bnpb.go.id, salah satu penyebabnya adalah kurangnya lapangan pekerjaan.

Sehingga beberapa warga rela dibayar untuk membuka lahan dengan membakar hutan.

4. Bekas Api Unggun

Meninggalkan bekas api unggun juga dapat menjadi pencetus kebakaran hutan.

Oleh karena itu, bagi Anda yang senang bertualang ke hutan atau naik gunung, pastikan tidak meninggalkan bekas api unggun sebelum pergi.

5. Membawa Benda Bertekanan Tinggi

Meskipun jarang terjadi, membawa benda bertekanan tinggi dengan penyimpanan yang salah, dapat mencetus kebakaran hutan.

Hal ini justru lebih parah karena dapat memakan korban dari orang yang membawanya.

Maka, pastikan barang-barang yang Anda bawa tersimpan dengan aman.

Baca Juga: Srikandi Ganjar Jatim Gelar Pelatihan Bahasa Inggris dan Praktek Jadi Tour Guide di Bromo

Jika ada sesuatu yang mencurigai dari barang-barang yang Anda bawa saat di perjalanan, jangan ragu untuk memeriksanya.

Itulah lima ulah manusia yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran hutan.

Semua hal buruk dapat dicegah, termasuk kebakaran hutan yang dahsyat.

Caranya dengan mencintai alam dan bijak mengelolanya.***