PojokSatu.id - Bogor itu nggak cuma soal hujan dan suasana romantis.
Kota ini juga dikenal sebagai surga kuliner, tempat di mana makanan sederhana bisa terasa luar biasa.
Setiap sudutnya punya aroma yang khas, dari kuah soto yang mengepul sampai aroma sate yang dibakar di pinggir jalan.
Baca Juga: Zona Katuran Dahar Serang, Surga Kuliner Malam dengan Suasana Instagramable dan Ramai Pengunjung
Dan yang menarik, banyak kuliner legendaris Bogor yang masih bertahan puluhan tahun bahkan di tengah ramainya cafe modern.
Yuk, kita kulik 5 kuliner ikonik yang selalu bikin rindu siapa pun yang pernah mampir ke Kota Hujan!
1. Soto Mie Agih
Kalau lagi jalan di kawasan Surya Kencana, aroma kuah gurih dari Soto Mie Agih pasti langsung menggoda.
Baca Juga: Pasar Lama Tangerang, Surganya Kuliner Malam dan Spot Nongkrong Hits Anak Muda
Tempat ini sudah buka sejak tahun 1970-an dan tetap mempertahankan rasa klasiknya yang bikin nagih.
Kuah kaldunya bening tapi gurih, disajikan dengan potongan daging sapi empuk, mi kuning, risol goreng, dan taburan daun bawang yang wangi.
Setiap sendokannya punya rasa “rumahan” yang bikin kamu kangen suasana makan di dapur nenek.
Baca Juga: 5 Restoran di BSD yang Jadi Favorit Pecinta Kuliner
Yang paling seru, banyak pelanggan tetap dari luar kota rela antre demi semangkuk soto ini.
Apalagi kalau ditambah sambal jeruk dan emping rasa gurih, pedas, dan asamnya berpadu sempurna.
Tips PojokSatu: Datang sebelum jam makan siang, karena kalau kesiangan, siap-siap antre panjang banget!
2. Sate Sumsum Pak Oo
Dari luar, warungnya sederhana. Tapi siapa sangka, Sate Sumsum Pak Oo ini jadi salah satu kuliner paling unik di Bogor.
Berbeda dari sate kebanyakan, menu andalannya terbuat dari sumsum sapi yang dibalut tusukan dan dibakar perlahan.
Saat disantap, daging sumsumnya langsung lumer di mulut.
Baca Juga: Wisata Kuliner dan Alam di Teras Kota BSD Tempat Nongkrong Seru Sekaligus Belanja
Aromanya harum, bumbu kacangnya kental dan gurih, ditambah sedikit kecap manis yang bikin rasanya makin dalam.
Banyak food vlogger datang ke sini dan bilang “ini bukan sekadar sate, ini pengalaman makan yang nggak bisa dilupain.”
Wajar aja tiap akhir pekan tempat ini selalu ramai pengunjung, bahkan dari luar kota.
Tips:
Paling enak disantap langsung di tempat, selagi masih hangat. Kalau dibungkus, tekstur sumsumnya bisa berubah.
3. Roti Unyil Venus
Kalau kamu ke Bogor tapi belum beli Roti Unyil Venus, bisa dibilang perjalananmu belum lengkap.
Baca Juga: Pasar Lama Tangerang, Surganya Kuliner Malam dan Spot Nongkrong Hits Anak Muda
Roti mungil ini legendaris banget ukurannya kecil, tapi varian rasanya segunung!
Ada rasa keju, sosis, cokelat, pisang, sampai abon pedas.
Uniknya, meskipun mungil, teksturnya lembut banget dan bikin nagih.
Banyak pengunjung sengaja datang pagi-pagi demi dapetin roti yang baru keluar oven.
Selain buat oleh-oleh, roti ini juga cocok buat temen ngopi sore atau sarapan di perjalanan pulang.
Nggak heran tiap akhir pekan, toko ini rame kayak antre tiket konser!
Baca Juga: Wisata Kuliner dan Alam di Teras Kota BSD Tempat Nongkrong Seru Sekaligus Belanja
Tips PojokSatu:
Biar nggak kehabisan, datang sebelum jam 10 pagi.
Dan kalau mau nyicip semua rasa, beli satu box campur aja trust us, nggak bakal nyesel.
4. Asinan Gedung Dalam
Kalau lagi panas-panas di Bogor, paling pas mampir ke Asinan Gedung Dalam.
Rasa asam, pedas, manis dari kuahnya langsung bikin seger kepala!
Baca Juga: Soal Revisi UU HAM, Begini Kata Sekjen Kementerian HAM
Ada dua varian yang sama-sama legendaris asinan buah dan asinan sayur.
Kuahnya kental, dengan bumbu kacang yang khas dan potongan nanas, jambu, kol, dan wortel yang renyah.
Rasanya nyatu banget di mulut asamnya pas, pedasnya nagih, dan segarnya tahan lama.
Yang menarik, asinan ini tetap pakai resep turun-temurun sejak puluhan tahun lalu.
Dan yang bikin unik, pelanggan bisa minta “level kuah” mau yang biasa atau pedas banget.
Tips:
Tambahin kerupuk kuning renyah biar makin mantap!
5. Cungkring Pak Jumat
Cungkring termasuk kuliner yang udah jarang banget ditemuin di luar Bogor.
Makanan ini dibuat dari kikil sapi yang dimasak dengan bumbu kacang kental dan disajikan bersama lontong.
Salah satu yang paling terkenal adalah Cungkring Pak Jumat di Jalan Surya Kencana.
Baca Juga: Pasar Lama Tangerang, Surganya Kuliner Malam dan Spot Nongkrong Hits Anak Muda
Rasanya gurih legit, sedikit pedas, dan bikin ketagihan cocok banget buat sarapan pagi.
Meski cuma buka pagi hari, pembelinya nggak pernah sepi.
Bahkan sebelum jam 9, biasanya udah habis!
Buat yang baru pertama kali coba, sensasinya mirip perpaduan antara sate kikil dan ketoprak.
Baca Juga: Style Hijab Sesuai Bentuk Wajah: Panduan Biar Penampilan Gak Salah Gaya
Tips PojokSatu:
Datang pagi sekitar jam 7 biar kebagian. Dan siap-siap aroma bumbu kacangnya bikin kamu lapar dari kejauhan!
Bogor memang nggak pernah kehabisan cerita soal rasa.
Dari semangkuk soto hangat sampai camilan mungil yang bikin senyum, semuanya punya kenangan tersendiri.
Yang bikin kuliner Bogor istimewa bukan cuma rasanya, tapi suasana kotanya hujan rintik, udara dingin, dan hangatnya makanan sederhana.
Makanya, sekali kamu jatuh cinta sama kuliner Bogor, susah banget buat move on.
Jadi, kapan terakhir kali kamu kulineran di Bogor?***




