POJOKSATU.id - Perjalanan mudik yang memakan waktu berjam-jam bahkan seharian kerap membuat tubuh terasa pegal, kaku, hingga nyeri. 

Kondisi ini umum dialami, terutama jika harus duduk dalam waktu lama dengan ruang gerak terbatas.

Rasa tidak nyaman biasanya muncul di bagian punggung, pinggang, hingga kaki. 

Baca Juga: Arus Mudik Nagreg H-3 Tembus 67 Ribu Kendaraan, Bupati Bandung Tinjau Pos PAM Lembur Kaheman

Apalagi jika kursi kendaraan kurang mendukung, otot tubuh akan bekerja lebih keras untuk menopang posisi duduk sepanjang perjalanan.

Meski wajar terjadi, kondisi ini sebenarnya bisa diminimalkan dengan beberapa cara sederhana. 

Berikut tips yang bisa dilakukan agar tubuh tetap nyaman selama perjalanan mudik.

Baca Juga: Pemkot Bandung Aktifkan Siskamling di 30 Kecamatan Saat Libur Lebaran, Farhan Siapkan Patroli Titik Rawan

Pertama, atur posisi duduk dengan baik. Sesuaikan sandaran kursi dan tambahkan penopang di bagian pinggang, seperti bantal kecil, agar punggung tetap stabil. 

Jangan lupa untuk sesekali mengubah posisi duduk agar tubuh tidak kaku.

Kedua, perhatikan postur tubuh. Usahakan punggung tetap tegak dan bahu rileks, hindari posisi membungkuk terlalu lama. 

Baca Juga: DLH Kota Bandung Larang Warga Buang Sampah ke TPS Saat Lebaran hingga H+2, 19 Fasilitas Pengolahan Tetap Beroperasi

Posisi kaki juga perlu diperhatikan agar tidak menggantung dan tetap nyaman untuk menjaga sirkulasi darah.

Ketiga, luangkan waktu untuk beristirahat. Jika melakukan perjalanan darat, manfaatkan rest area untuk berhenti sejenak. 

Turun dari kendaraan dan berjalan ringan bisa membantu mengurangi ketegangan otot.

Baca Juga: Mengenal Politeknik Negeri Ujung Pandang, Kampus Vokasi Unggul di Makassar

Keempat, lakukan peregangan sederhana. Gerakan ringan seperti meluruskan kaki, memutar bahu, atau menggerakkan pinggang dapat membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi rasa kaku.

Kelima, cukupi kebutuhan cairan tubuh. Minum air putih secara teratur penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit, mencegah dehidrasi, serta membantu mengurangi risiko kram otot.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, perjalanan jauh tidak lagi terasa melelahkan. 

Baca Juga: Politeknik Negeri Pontianak: Kampus Vokasi Unggulan di Kalimantan Barat Sejak 1985

Tubuh pun tetap terjaga kondisinya hingga sampai di tujuan.

Mudik seharusnya menjadi momen menyenangkan, bukan perjalanan yang menyiksa tubuh, sehingga penting untuk mendengarkan sinyal tubuh agar tetap nyaman sepanjang perjalanan.***