POJOKSATU.id - Akhir akhir ini isu perubahan Iklim tengah menjadi sorotan publik, sebab kondisi ini menjadi tantangan besar yang harus dihadapi, terdapat lima cara atasi perubahan iklim, dan bisa dilakukan melalui hal hal kecil.

Perubahan iklim menghasilkan efek negatif pada lingkungan dan kehidupan manusia, salah satunya perubahan cuaca ektream.

Oleh karena itu, perlu adanya kerja sama yang baik dalam mengatasi perubahan iklim, hal ini ternyata bisa dilakukan melalui hal hal kecil.

Isu perubahan iklim harus segera untuk sama sama diatasi, tidak selalu membutuhkan tindakan besar dan mahal untuk membantu mengurangi dampak perubahan iklim, sebab melalui hal hal kecil juga bisa menjadi cara yang efektif untuk dilakukan, dan ada lima cara atasi perubahan iklim.

Baca Juga: Warga Bogor Wajib Tahu! Reverse Vending Machine (RVM): Tukar Botol Plastik Jadi Pulsa, Atasi Perubahan Iklim dengan Pemanfaatan Teknologi Digital

Lima cara atasi perubahan iklim melalui hal hal kecil diantaranya dengan, mengurangi penggunaan listrik dan air, mengurangi kendaraan bermotor, perubahan pola aktifitas dirumah, perubahan pola makan, serta merubah mode berbusana.

Untuk lebih jelas tentang lima cara atasi perubahan iklim tersebut, maka simak ulasan berikut ini!

1. Mengurangi Penggunaan Listrik dan Air

Kita dapat mengurangi penggunaan listrik dan air dengan mematikan peralatan listrik dan keran saat tidak digunakan.

Tak hanya itu, Kita juga dapat mengganti bola lampu biasa dengan lampu hemat energi dan memilih peralatan rumah tangga yang hemat energi.

Hal itu dilakukan, sebab penggunaan listrik secara berlebih membutuhkan bahan bakar yang kemudian melepaskan berbagai macam gas, salah satunya adalah gas karbon dioksida (CO2) ke udara.

Proses ini dilakukan oleh pembangkit listrik yang memiliki dampak lingkungan pada air, udara, dan tanah.

Baca Juga: Akibat Perubahan Iklim Ratusan Rumah di Karawang Terancam Tenggelam, Belajar dari Kejadian 2022

2. Mengurangi Kendaraan Bermotor

Transportasi pribadi seperti motor dan mobil adalah salah satu sumber emisi gas rumah kaca terbesar di dunia, dan di negara-negara seperti Inggris dan AS, sektor transportasi yang didominasi oleh mobil, truk, bus, dan sepeda motor kini bertanggung jawab atas emisi gas rumah kaca lebih banyak daripada yang lain.

Jika kita memiliki mobil, cukup mengurangi frekuensi penggunaannya, dapat menjadi langkah awal yang bagus untuk mengurangi emisi Anda.

Di banyak tempat, sebagian besar perjalanan dengan mobil hanya untuk jarak yang relatif pendek, dan berjalan kaki atau bersepeda adalah alternatif bagus yang juga dapat membantu Anda tetap sehat.

Untuk perjalanan yang lebih lama (dan jika tersedia), angkutan umum cenderung menjadi pilihan rendah emisi karbon daripada mengemudikan kendaraan pribadi.

Baca Juga: Keren! Komitmen Ciptakan Iklim Pemilu yang Bersahaja, PMII Kota Bogor Gandeng Bawaslu untuk Berkolaborasi

3. Perubahan Pola Makan

Dari dua cara sederhana di atas, mungkin merubah pola makan menjadi cara yang gampang banget untuk dilakukan guna mengatasi perubahaniklim.

Beralih ke pola makan berbasis tanaman dapat menghemat sekitar 0,8 ton CO2e setiap tahun.

Jika setiap orang di dunia beralih menginsumsi makanan berbasis tanaman, itu akan membebaskan 75% lahan pertanian dunia untuk kegunaan lain seperti berbagai ekosistem keanekaragaman hayati dan penangkap karbon.

Namun, jika Anda tidak sepenuhnya melakukan itu, mengganti makanan dengan pilihan rendah karbon adalah salah satu cara untuk mengurangi emisi dari pola makan Anda.

Misalnya, nilai susu sapi lebih buruk daripada alternatif nabati dalam hal penggunaan lahan, emisi gas rumah kaca, penggunaan air, dan polusi dari pupuk, sementara jenis protein yang berbeda juga dapat menghasilkan emisi yang berbeda.

Baca Juga: Strategi Kreatif Menanam Anggur di Lahan Terbatas dan Iklim Tropis Indonesia

4. Perubahan Pola Aktifitas di Rumah

Beberapa perubahan pada aktivitas sehari-hari Anda di rumah akan membuat lebih banyak perbedaan.

Pemanas rumah adalah salah satu sumber utama emisi, terutama di negara-negara di mana sumber utama energinya berasal pembakaran bahan bakar fosil.

Di Uni Eropa, pemanas menyumbang 63% dari konsumsi energi rumah tangga.

Di Inggris, pemanas menyumbang sepertiga dari emisi dan di AS sekitar separuh rumah dihangatkan menggunakan gas.

Penggunaan itu perlu diubah secara drastis jika kita ingin membatasi pemanasan global.
Namun, mematikan termostat Anda hanya satu derajat atau lebih dapat mengurangi tagihan pemanas Anda hingga 10%, dan mengurangi emisi.

Di iklim panas, menggunakan lebih sedikit pendingin ruangan (AC) di musim panas juga dapat membantu biaya dan mengurangi karbon.

Cara lain yang efektif untuk mengurangi emisi dari alat pemanas adalah memasang heat pump, yaitu alat yang menyerap panas dari satu tempat dan memindahkannya ke tempat lain.

Cara kerjanya bukan dengan pembakaran bahan bakar, tapi memusatkan energi panas yang sudah ada di udara, tanah, atau air, dan memompanya melalui pipa.

Baca Juga: Pecahkan Rekor! Pemanasan Global Akibatkan Kekeringan Parah Hingga Mengancam Ekosistem Sungai Amazon

5. Perubahan Mode Pakaian

Setiap tahun lebih dari 100 miliar helai pakaian diproduksi secara global, dengan 65% di antaranya berakhir di tempat sampah dalam waktu 12 bulan.

Industri fesyen bertanggung jawab atas 8-10% emisi karbon global, lebih dari gabungan penerbangan dan pelayaran.

Bagaimana kita bisa membuat lemari pakaian lebih berkelanjutan?

Anda bisa mulai dengan membeli pakaian bekas, di toko barang bekas atau di situs seperti eBay, Vinted, maupun Depop, atau menyewanya, daripada membeli barang baru.

Mengurangi frekuensi penyucian juga dapat membantu menurunkan jejak karbon lemari pakaian Anda dan mengurangi jumlah mikroplastik yang berakhir di saluran air kita.

Baca Juga: 3 Tindakan Luar Biasa untuk Mendinginkan Bumi dari Pemanasan Global

Terakhir, penting untuk memikirkan tentang apa yang kita lakukan dengan pakaian kita di akhir hidup mereka.

Daripada membuang pakaian di tempat pembuangan akhir, pendekatan yang lebih baik adalah memberikannya kepada teman, menjualnya secara daring, atau membawanya ke toko barang bekas.

Lima cara atasi perubahan iklim di atas, akan memberikan dampak yang cukup besar jika terus dilakukan oleh masing masing individu.

Sebab, tidak perlu tindakan besar untuk menanggulangi perubahan iklim, beberapa hal kecil juga ternyata sangat efektif untuk dilakukan.