POJOKSATU.id - Momen mudik lebaran sudah menjadi tradisi tahunan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Pada momen tersebut, sebagian masyarakat berbondong-bondong pulang ke kampung halamannya untuk merayakan Idul Fitri atau lebaran bersama keluarga dan juga sanak saudara.

Ada berbagai cara yang dilakukan pemudik untuk pulang ke kampung halamannya, diantaranya dengan menggunakan transportasi umum atau mobil pribadi.

Selain itu, ada banyak juga masyarakat yang menggunakan motor sebagai moda transportasi mudik lebaran. Karena selain murah, mudik pakai motor juga sering dianggap menyenangkan dan bisa cepat sampai ke tujuan.

Baca Juga: 7 Tips Puasa Tanpa Sahur Karena Bangun Kesiangan, Tetap Kuat Sampai Magrib

Ada beberapa tips aman yang perlu disiapkan untuk mudik pakai motor. Tentunya hal ini sangat penting, mengingat Anda akan menempuh perjalanan yang cukup jauh.

Berikut ini kami telah merangkum 12 tips mudik lebaran pakai motor agar aman dan selamat sampai di kampung halaman. Simak ulasannya.

1. Persiapkan SIM dan STNK

Sebelum melakukan perjalanan, pastikan Anda untuk mempersiapkan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan SIM (Surat Izin Mengemudi) C yang masih berlaku untuk dibawa.

Karena, surat-surat tersebut sangat penting dan berguna untuk membuktikan legalitas administratif kendaraan dan bukti bahwa Anda telah memenuhi syarat untuk mengemudikan sepeda motor.

2. Gunakan Helm SNI

Selain mempersiapkan SIM dan STNK, Anda juga harus memastikan bahwa helm yang digunakan sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan di Indonesia.

Hal tersebut dapat dipastikan dari tulisan/logo SNI biasanya bisa kita temukan pada bagian helm, tali pengikat helm yang memang helm tersebut sudah SNI.

Pastikan juga sistem pengunci tali helm berfungsi, dan kaca helm yang bersih dan jernih yah.

3. Peralatan Motor dan Jas Hujan

Untuk menghindari kendala dalam perjalanan, Anda juga harus membawa peralatan atau tool kit motor seperti obeng, kunci busi, kunci pas dan lainnya.

Selain itu, jangan lupa untuk membawa jas hujan. Mengingat cuaca saat ini susah ditebak. Jadi, Anda harus mempersiapkan jas hujan untuk menghadapi hujan saat perjalanan.

4. Pelajari Rute Perjalanan

Sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya untuk mempelajari rute mana yang akan Anda gunakan.

Hal itu sangat penting agar Anda terhindar dari kemacetan atau salah arah yang bisa membuat waktu tempuh Anda menjadi lebih lama dan membuat konsumsi bahan bakar menjadi boros juga melelahkan Anda nantinya.

5. Cek Kondisi Motor

Periksa kondisi sepeda motor Anda sebelum melakukan perjalanan seperti dengan mengecek mesin, rem, roda, oli, dan lain-lain.

Anda bisa membawa motor ke bengkel sebelum Anda gunakan mudik untuk diservis agar kondisi motor prima dan dapat mengurasi risiko yang dapat mengganggu perjalanan Anda.

6. Pengisian BBM

Meski terdengar sangat mendasar, tapi persiapan ini sangat penting untuk Anda terapkan.

Isi BBM penuh motor Anda sebelum berangkat, lakukan juga pengisian bahan bakar saat indikator sudah menunjukkan BBM tinggal seperempat kapasitas tangki motor Anda.

Hal tersebut bisa membantu Anda menghindari resiko kehabisan BBM di jalan yang bisa menghambat perjalanan Anda.

6. Perhatikan Barang Bawaan

Saat melakukan perjalanan jauh tentunya Anda memerlukan kenyaman saat berkendara. Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan barang bawaan.

Hindari membawa barang yang berlebihan, apalagi jika Anda membawa penumpang. Karena dengan muatan yang berlebih dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan membahayakan Anda.

7. Pastikan Kesehatan Fisik

Anda wajib memastikan kondisi kesehatan fisik Anda dan penumpang yang ikut dalam perjalanan.

Karena mudik pakai motor mengharuskan Anda untuk mempunya fisik yang benar-benar prima sehingga bisa tetap sehat dan bugar selama perjalanan.

Resiko kelelahan yang menanti Anda pun akan cukup berat, sehingga persiapan fisik seperti olahraga dan menerapkan pola hidup sehat wajib dipastikan sebelum melakukan perjalanan mudik.

8. Pastikan Cukup Tidur sebelum Berangkat

Tingkat konsentrasi orang yang cukup tidur biasanya lebih baik. Selain itu, cukup tidur sebelum berangkat akan mencegah Anda dari serangan kantuk.

Berbeda dengan orang yang kurang tidur justru memiliki risiko berbahaya seperti microsleep, atau tertidur sejenak saat naik kendaraan.

Meski di awal tidak merasa mengantuk sama sekali, namun kurang tidur dapat menyebabkan konsentrasi terganggu dan membahayakan Anda dalam perjalanan.

9. Istirahat Jika lelah

Duduk berjam-jam sambil konsentrasi terhadap jalanan di atas jok motor tentunya bisa membuat Anda melelahkan.

Pegal, letih dan mengantuk merupakan resiko umum yang dialami orang yang mudik pakai motor. Oleh karena itu, jika Anda mulai merasakan hal tersebut, hendaknya Anda mencari tempat untuk berhenti dan beristirahat sejenak.

Waktu istirahat tersebut dapat Anda guanakan untuk tidur sejenak, melakukan peregangan tubuh, makan atau mampir ke masjid untuk melaksanakan ibadah shalat dan memanfaatkan waktunya untuk beristirahat usai shalat.

10. Selalu Taati Peraturan Lalu Lintas

Rambu lalu lintas yang dipasang di jalan benar-benar ditujukan untuk keselamatan dan kenyaman pengguna jalan.

Oleh itu, hal tersebut menjadi hal penting untuk selalu Anda perhatikan dan juga menaati setiap rambu yang ada demi kenyamanan Anda dan pengguna jalan yang lain.

11. Jaga Etika Saat Berkendara

Berkendara di jalan raya tidak selalu mudah, karena kita akan selalu berpapasan dengan banyak kendaraan lain.

Dengan begitu, Anda harus mematuhi etika berkendara dengan menjaga kesabaran, tidak emosi, dan mengendalikan motor dengan aman agar tetap bisa berkendara dengan nyaman dan aman.

12. Berdoa

Tips mudik pakai motor yang tak kalah penting adalah berdoa. Karena dengan berdoa tentu saja Anda akan selalu dalam lindungan Allah SWT. Perjalanan mudik Anda pun akan terasa lebih tenang dan nyaman.

Demikian beberapa tips untuk Anda yang berencana untuk melakukan perjalanan mudik pakai motor. Semoga perjalanan Anda menyenangkan dan selamat sampai tujuan. (*/pojoksatu)