POJOKSATU.id - Bandung selalu punya cara sendiri untuk membuat orang rindu.
Bukan hanya karena udaranya yang sejuk atau lanskap kotanya yang memesona, tetapi juga karena ragam oleh-oleh dan kuliner khas yang terasa dekat, hangat, dan penuh cerita.
Saat liburan akhir tahun, kota ini berubah jadi surga rasa.
Toko-toko oleh-oleh padat pengunjung, warung legendaris kembali ramai, dan aroma makanan khas menguar di banyak sudut kota.
Baca Juga: Formula Baru UMP 2026 Bikin Pengusaha Waspada, Beban Biaya Diprediksi Meningkat
Berikut 10 rekomendasi oleh-oleh dan kuliner khas Bandung yang paling menarik dinikmati sekaligus dibawa pulang saat liburan akhir tahun.
1. Brownies dan Cheese Stick Prima Rasa
Prima Rasa sudah lama menjadi tujuan utama wisatawan yang ingin membawa pulang rasa khas Bandung.
Berlokasi di Jalan Kemuning No.20, Sumurbandung, suasana toko selalu ramai, terutama menjelang sore.
Browniesnya lembut dengan rasa cokelat yang pekat, sementara cheese stick gurihnya dibuat dari adonan keju yang dipanggang hingga renyah.
Harga mulai Rp30 ribuan, praktis dibawa pulang dan tahan beberapa hari.
2. Bolen Pisang Kartika Sari
Kartika Sari di Jalan H. Akbar No.4, Pasirkaliki, menjadi ikon oleh-oleh Bandung sejak puluhan tahun lalu.
Bolen pisangnya terkenal dengan lapisan pastry berlapis, isian pisang yang manis alami, dan aroma mentega yang kuat.
Di dalam toko, etalase kue selalu penuh dan antrean pengunjung mengalir rapi. Harga bolen berkisar Rp15 ribu–Rp40 ribu per buah, tergantung varian.
3. Bolu Susu Lembang
Jika perjalanan mengarah ke kawasan utara Bandung, Bolu Susu Lembang di Jalan Raya Lembang No.275 wajib disinggahi.
Toko ini menawarkan bolu berbahan susu segar dengan tekstur sangat lembut.
Baca Juga: Prabowo Punya Target Besar, Papua Ditanami Sawit hingga Singkong Demi Swasembada Energi Nasional
Varian rasa seperti original, cokelat, dan keju jadi favorit. Suasana toko nyaman, cocok untuk rehat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan wisata.
Harga mulai Rp30 ribuan per kotak.
4. Bolu Bakar Tunggal
Terletak di Jalan Jenderal Sudirman No.570–574, Bolu Bakar Tunggal menawarkan pengalaman menikmati bolu hangat langsung dari panggangan.
Aroma bolu bakar yang baru matang langsung menyambut pengunjung.
Baca Juga: Beasiswa Pemerintah Brunei 2026 Dibuka, Peluang Kuliah Gratis hingga Magister
Teksturnya empuk, dengan topping klasik seperti cokelat, keju, dan kacang. Harga per porsi sekitar Rp20 ribu–Rp35 ribu, pas dinikmati sore hari.
5. Tiramisusu Bandung
Tiramisusu di Jalan Anggrek No.48, Cihapit, menjadi oleh-oleh kekinian yang banyak diburu wisatawan muda.
Kue ini memadukan sponge cake lembut dengan krim tiramisu bercita rasa kopi yang tidak terlalu manis.
Dikemas rapi dan modern, Tiramisusu cocok dijadikan buah tangan premium. Harga menyesuaikan ukuran, umumnya mulai Rp50 ribuan.
6. Batagor Khas Bandung
Batagor menjadi kuliner wajib yang nyaris selalu dicari wisatawan.
Olahan tahu dan adonan ikan ini digoreng hingga garing lalu disiram saus kacang kental.
Banyak penjual batagor legendaris tersebar di kawasan Braga, Astana Anyar, hingga Sumurbandung.
Baca Juga: Antisipasi Kepadatan Nataru di Jalur Puncak, Dedi Mulyadi Larang Angkot Beroperasi
Suasana menyantap batagor panas di pinggir jalan Bandung saat sore hari selalu menghadirkan rasa nostalgia.
Harga per porsi sekitar Rp20 ribu–Rp35 ribu.
7. Siomay Bandung
Masih satu keluarga dengan batagor, siomay Bandung disajikan dengan tahu, kentang, pare, dan telur rebus.
Proses pengukusan membuat teksturnya lembut, lalu disiram saus kacang gurih yang kaya rasa.
Siomay mudah ditemukan di berbagai sudut kota, dari gerobak hingga kedai kecil. Harga relatif terjangkau, mulai Rp25 ribuan per porsi.
8. Seblak Pedas Bandung
Seblak adalah representasi rasa Bandung masa kini.
Kerupuk basah dimasak bersama bumbu kencur, cabai, dan berbagai topping seperti telur, ceker, hingga seafood.
Banyak warung seblak populer di kawasan Jalan Dipatiukur, Buah Batu, dan sekitar kampus.
Sensasi pedas dan aroma kencurnya membuat seblak terasa hangat, cocok dinikmati malam hari. Harga mulai Rp15 ribu–Rp30 ribu.
9. Es Doger
Setelah puas menjelajah kuliner gurih, es doger menjadi penutup yang menyegarkan.
Minuman khas Bandung ini berwarna merah muda dengan isian kelapa muda, tape, ketan hitam, dan susu kental manis.
Penjual es doger banyak ditemui di pusat keramaian dan kawasan wisata.
Rasanya manis dan dingin, pas untuk melepas lelah setelah berjalan seharian. Harga sekitar Rp8 ribu–Rp15 ribu per gelas.
10. Peuyeum dan Jajanan Tradisional Bandung
Tak lengkap berburu oleh-oleh tanpa membawa peuyeum atau tape singkong khas Bandung.
Jajanan tradisional ini banyak dijual di Pasar Kosambi, Pasar Baru, hingga kawasan Braga.
Rasanya manis-asam dengan tekstur lembut, cocok dijadikan oleh-oleh khas Sunda. Harga relatif murah dan bisa dibeli per ikat atau per kemasan.
Liburan akhir tahun di Bandung selalu terasa lebih lengkap saat diiringi oleh rasa-rasa khas yang sulit dilupakan.
Dari aroma bolu hangat hingga pedasnya seblak, setiap oleh-oleh dan kuliner menyimpan cerita tentang kota ini.
Bukan hanya soal membawa pulang makanan, tetapi juga kenangan yang akan terus hidup bahkan setelah perjalanan usai. ***




