Bunda, Semasa Hamil Lakukan Kebiasaan Ini

tidur, ibu hamil
ilustrasi
ibu hamil. Foto: Istimewa
ibu hamil. Foto: Istimewa

POJOKSATU – Kehamilan tentunya menjadi berita yang sangat menggembirakan bagi seorang wanita. Terlebih jika itu adalah kehamilan pertamanya, maka itu seorang wanita yang tengah hamil tentu harus berhati-hati dalam menjaga makanan. Jika asal-asalan, bukan tak mungkin malah akan menimbulkan penyakit. Salah satunya adalah listeria.

Listeriosis adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri gram positif, motil, ‘Listeria monocytogenes’. Wanita hamil bisa saja terkena listeria. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memperkirakan, sebanyak 14 persen kasus listeria terjadi selama kehamilan. Wanita hamil 13 kali lebih besar terkena infeksi.

” Jika Anda terkena listeria atau patogen lain ketika Anda sedang hamil, maka hal ini bisa membuat Anda dan bayi Anda pada risiko komplikasi serius,” kata OB / GYN di Good Samaritan Hospital di Los Angeles, Dr. Alane Parke, seperti dilansir laman Fox News.

Karena listeria melintasi plasenta, maka hal ini dapat menyebabkan keguguran, persalinan prematur, lahir mati atau penyakit serius. Bahkan, bukan tak mungkin mengakibatkan kematian pada bayi yang baru lahir. Berikut ini beberapa langkah untuk menghindari terkena listeria:


1. Hindari makanan tertentu.

Para ahli sepakat, wanita hamil harus menghindari makanan mentah dan tidak dipasteurisasi seperti susu dan keju. “Pasteurisasi membunuh kuman yang kadang-kadang dapat ditemukan dalam makanan ini,” kata Hank Lambert, CEO Bioscience PURE.

Makanan yang harus dihindari antara lain:

• Daging setengah matang, unggas dan ikan.

• Makan siang daging yang dipanaskan dengan suhu kurang dari 165 derajat

• Seafood Smoked

• Telur setengah matang seperti saus Hollandaise

• Kecambah mentah

2. Cuci tangan Anda.

Dengan mencuci tangan yang benar menggunakan sabun dan air hangat setidaknya selama 20 detik, Anda dapat menghilangkan setengah dari risiko tertular penyakit bawaan makanan. Apakah Anda sedang memasak atau meletakkan belanjaan, pastikan untuk mencuci tangan sebelum, selama dan sesudah menangani makanan.

3. Hindari penyebaran bakteri.

Menggunakan talenan terpisah untuk daging dan sayuran karena bakteri dapat berkembang biak di kedua tempat ini.

4.. Bersihkan semua permukaan.

Pastikan Anda mendisinfeksi talenan, meja, peralatan dan kompartemen di kulkas di mana bakteri bisa bertahan lama ditempat ini.

5. Gunakan termometer makanan.

Masak makanan pada suhu 160 derajat atau lebih tinggi dan selalu menggunakan termometer makanan.

6. Selalu mencuci buah-buahan dan sayuran

Selalu mencuci produk makanan Anda, apakah itu dikemas atau tidak. Bahkan makanan yang memiliki kulit seperti pisang dan melon harus dicuci di bawah air dingin atau dengan sikat sayuran khusus karena bakteri dapat hidup di permukaan dan ditransfer ketika Anda memotong makanan ini. (fny/jpnn/zul)