Marah di Twitter Mudah Terserang Jantung

keepcalmrtMarah-marah di Twitter sudah tidak aneh di zaman sekarang. Rasa ego yang tinggi untuk mengatakan seseorang betapa ‘bodoh’ atau ‘idiot’nya dia lewat akun media sosial. Marah di Twitter mungkin bisa melepas kekesalan sewaktu-waktu, tapi itu belum tentu baik buat penggunanya.

Para peneliti di Universitas Pennsylvania telah menemukan hubungan yang kuat antara penggunaan bahasa negatif atau kasar dengan jumlah kematian akibat penyakit jantung. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2009 – 2010 menemukan bahwa semakin sering seseorang menggunakan kata-kata kasar di Twitter, maka lebih cepat pula ia mendapat serangan jantung.
“Emosi dan depresi sangat berkaitan dengan penyakit jantung. Melalui kegiatan kita sehari sebagai pengguna media sosial yang sering memiliki rasa kesal dapat memperbesar kemungkinan terkena serangan jantung,” kata Margaret Kern, asisten profesor di Universitas Melbourne.
“Contohnya saja kita sering kesal berlebihan hanya karena suatu gambar dalam Instagram.” tambahnya. (cr2/ps)