POJOKSATU.id - WhatsApp lagi menyiapkan gebrakan baru yang cukup menarik.

Aplikasi pesan populer ini kabarnya sedang mengembangkan fitur penyimpanan cloud miliknya sendiri untuk mencadangkan chat pengguna.

Selama ini, pengguna Android biasanya mengandalkan Google Drive, sementara pengguna iPhone memakai iCloud untuk backup chat WhatsApp. 

Masalahnya, penyimpanan tersebut sering bercampur dengan data aplikasi lain, jadi cepat penuh deh.

Kondisi ini kadang bikin pengguna harus mikir dua kali. 

Apalagi kalau sudah mentok di batas penyimpanan gratis, sementara nggak semua orang mau keluar biaya tambahan buat beli storage.

Nah, WhatsApp melihat celah ini. 

Mereka sedang menguji sistem cloud independen yang memungkinkan pengguna menyimpan backup chat tanpa harus bergantung pada Google Drive atau iCloud lagi.

Menurut laporan dari WABetaInfo, nantinya pengguna bisa memilih sendiri layanan penyimpanan yang ingin dipakai. 

Mau tetap pakai Google Drive atau iCloud? Bisa. 

Atau mau pindah ke cloud khusus WhatsApp? Juga bisa.

Menariknya, kalau pilih cloud WhatsApp, pengguna bakal dapat ruang penyimpanan gratis sebesar 2GB. 

Lumayan banget buat yang chat-nya nggak terlalu berat.

Meski begitu, belum jelas apakah kapasitas gratis ini bakal tersedia untuk semua pengguna atau hanya untuk pengguna tertentu saja.

Soal keamanan, WhatsApp tetap serius.

Pengguna yang memilih cloud ini wajib mengaktifkan enkripsi end-to-end. 

Bahkan, ada beberapa opsi pengamanan yang bisa dipilih, mulai dari passkey, password biasa, sampai kunci enkripsi 64 digit.

Bukan cuma itu, WhatsApp juga disebut sedang menyiapkan paket berbayar. 

Kabarnya, pengguna bisa mendapatkan penyimpanan hingga 50GB dengan biaya sekitar USD 0,99 per bulan.

Fitur ini tentu bakal sangat membantu, terutama buat kamu yang sering kirim foto, video, atau file dalam jumlah besar. 

Jadi nggak perlu lagi khawatir kehabisan ruang penyimpanan.

Sayangnya, fitur ini masih dalam tahap pengembangan. 

Belum ada informasi resmi kapan akan dirilis secara luas. 

Tapi biasanya, pengguna beta tester bakal jadi yang pertama mencobanya.

Kalau fitur ini benar-benar dirilis, bisa jadi langkah besar WhatsApp dalam mempermudah pengalaman pengguna.Di tengah kebutuhan digital yang makin tinggi, solusi sederhana seperti ini justru terasa sangat berarti.***