POJOKSATU.id — Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) terus memantapkan posisinya di garis terdepan industri semikonduktor global.

Melalui terobosan teknologi chip 2 nanometer (2nm) yang dikenal dengan nama N2, TSMC menjanjikan lompatan besar dalam performa dan efisiensi daya, yang dijadwalkan masuk tahap produksi massal pada 2025.

Teknologi N2 ini menandai pergeseran penting dari arsitektur FinFET ke struktur transistor nanosheet gate-all-around (GAA).

Perubahan ini tak hanya menghadirkan efisiensi energi lebih baik, tetapi juga membuka jalan bagi desain chip yang lebih fleksibel dan padat.

Lompatan Arsitektural Baru

Struktur transistor nanosheet merupakan fondasi dari teknologi 2nm TSMC.

Baca Juga: Panduan Lengkap Login KPPLI: Cara Mudah Mengakses Platform KPPLI untuk Berbagai Kebutuhan

Alih-alih menggunakan sirip vertikal (fin) seperti pada FinFET, arsitektur baru ini memakai lembaran silikon datar yang lebih tipis dan lebar, layaknya pita.

Keunggulan utamanya antara lain:

  • Pengendalian arus listrik lebih akurat berkat struktur gate yang mengelilingi seluruh saluran

  • Desain transistor yang lebih fleksibel dan bisa disesuaikan untuk kebutuhan performa tertentu

  • Kemampuan integrasi komponen lebih padat dalam satu wafer

Berbagai hasil pengujian menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan teknologi sebelumnya.

Dibandingkan chip 3nm, teknologi 2nm TSMC menawarkan peningkatan performa hingga 15%, efisiensi daya 35% lebih baik, serta peningkatan kepadatan transistor hingga 15%.

Permintaan Pasar Melonjak Tajam

Adopsi teknologi 2nm dari TSMC diprediksi akan melebihi ekspektasi. Laporan industri menyebutkan permintaan terhadap proses ini bahkan melampaui kesuksesan 3nm sebelumnya.

Baca Juga: Proyek Tangkap Karbon Inggris Senilai Rp476,7 T: Transisi Energi Hijau yang Ciptakan 2000 Lapangan Kerja

Beberapa raksasa teknologi dunia telah menyatakan minatnya untuk mengintegrasikan teknologi ini dalam lini produk mereka:

  • Apple dikabarkan akan menggunakan node 2nm untuk seri iPhone 18.

  • NVIDIA menargetkan node 2nm untuk produk Vera Rubin.

  • AMD telah mengonfirmasi penggunaan teknologi N2 untuk prosesor Zen 6 Venice.

Selain permintaan tinggi, kematangan proses juga menjadi keunggulan utama TSMC.

Tingkat cacat yang tercatat sebanding dengan proses 5nm dan 3nm, sementara hasil produksi sudah melebihi target awal.

Strategi Produksi Skala Besar

Demi memenuhi lonjakan permintaan, TSMC telah menyiapkan strategi produksi jangka panjang yang ambisius. Mengutip laporan WCC Tech pada 5 Mei 2025, perusahaan menargetkan:

  • Produksi 50.000 wafer per bulan pada akhir 2025

  • Peningkatan kapasitas hingga 120.000–130.000 wafer per bulan pada akhir 2026

  • Fasilitas produksi utama di Fab 20, Hsinchu Baoshan, Taiwan

  • Perluasan pabrik di Kaohsiung dan rencana ekspansi ke Arizona, AS, pada 2028

Peta Persaingan: TSMC vs Intel vs Samsung

Di pasar global, hanya tiga pemain utama yang secara aktif mengembangkan teknologi sub-7nm: TSMC, Intel, dan Samsung.

Intel tengah mengembangkan teknologi 18A yang mengusung transistor GAA dengan sistem distribusi daya dari sisi belakang (backside power delivery), dan menargetkan produksi massal pada paruh kedua 2025 untuk prosesor Panther Lake.

Sementara itu, Samsung juga mengadopsi teknologi GAA melalui proses 3nm mereka. Perusahaan Korea Selatan itu dilaporkan akan memulai produksi massal node 2nm (SF2) pada kuartal keempat 2025.

Baca Juga: Pengguna Keluhkan Perilaku ChatGPT yang Terlalu Menjilat, Begini Reaksi Open AI

Menatap Era Angstrom

TSMC tidak berhenti di 2nm. Perusahaan tersebut telah mempersiapkan langkah selanjutnya menuju era Angstrom. T

eknologi A16 (1,6nm) menjadi target berikutnya, yang akan menggunakan generasi baru transistor nanosheet dan arsitektur Super Power Rail (SPR) untuk mendukung chip kecerdasan buatan (AI) dan komputasi performa tinggi (HPC).

Dengan jaringan distribusi daya berkepadatan tinggi, A16 diyakini akan menciptakan lompatan performa berikutnya, membuka era baru dalam efisiensi daya dan pemrosesan AI.

Teknologi 2nm TSMC menandai era baru dalam dunia fabrikasi semikonduktor, yang menawarkan keunggulan tak tertandingi dalam performa, efisiensi, dan kepadatan chip.

Dengan permintaan luar biasa dari para raksasa industri dan rencana produksi yang sangat matang, TSMC bersiap memimpin masa depan prosesor berdaya tinggi dan hemat energi.

Langkah menuju transistor nanosheet serta visi jangka panjang hingga ke level Angstrom menegaskan dominasi TSMC dalam revolusi teknologi chip global. ***