POJOKSATU.id - Jika kita membahas tentang persaingan antara dua produsen System on Chip (SoC) terkemuka di dunia smartphone Android, maka tak dapat dipungkiri bahwa nama Qualcomm dan Mediatek akan selalu menjadi perbincangan utama.
Kedua perusahaan ini telah menunjukkan kompetensinya dengan konsisten merilis produk SoC terbaru yang tidak hanya unggul secara performa, tetapi juga saling bersaing di setiap segmen kelas perangkat.
Mediatek, meskipun awalnya mungkin lebih dikenal di segmen menengah ke bawah, telah secara konsisten meningkatkan kualitas dan daya saing produknya, sementara Qualcomm telah lama dikenal sebagai pemimpin di kelas flagship.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Liburan Ke Luar Negeri Untuk Rayakan Imlek
Namun, dalam upaya untuk lebih mendominasi pasar, terutama di kalangan produsen smartphone ternama seperti Samsung, Mediatek kabarnya sedang mengambil langkah yang menarik.
Berdasarkan laporan yang bocor dari sumber terpercaya di industri, Mediatek dikatakan sedang mengusulkan penawaran diskon khusus kepada Samsung agar mereka menggunakan SoC buatannya di ponsel kelas menengah ke bawah.
Strategi ini diyakini merupakan upaya Mediatek untuk menarik perhatian produsen smartphone terkemuka seperti Samsung, yang saat ini masih mendominasi pangsa pasar Android.
Baca Juga: H-7 Pemilu, Bey Machmudin : TPS Jabar Terbanyak se-Indonesia
Mengapa Mediatek hanya membidik kelas menengah ke bawah dengan penawaran diskonnya kepada Samsung?
Pertanyaan ini mungkin timbul di benak banyak orang.
Salah satu alasan yang mungkin adalah karena Samsung memiliki dua opsi utama untuk SoC di lini produknya.
Opsi pertama adalah menggunakan produk buatan sendiri, yakni seri Exynos, sementara opsi kedua adalah menggunakan SoC Snapdragon 8 series dari Qualcomm, dengan mana Samsung telah menjalin kemitraan jangka panjang.
Baca Juga: Iwan Fals Buat Pengumanan, Tegaskan Sikap Netralnya di Pilpres 2024
Meskipun demikian, masih ada celah bagi Mediatek untuk meraih perhatian Samsung, terutama jika mereka menawarkan SoC flagship mereka sebagai opsi ketiga.
Jika ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau atau didiskon, seperti strategi mereka untuk SoC kelas menengah ke bawah, mungkin saja Samsung akan mempertimbangkan penggunaan SoC Mediatek.
Terutama untuk lini produk menengah premium seperti Galaxy S Fe Series dan Galaxy A7 series.
Bahkan untuk seri flagship mereka, setidaknya setelah periode kerja sama eksklusif antara Qualcomm dan Samsung berakhir pada tahun 2025 mendatang.***
