POJOKSATU.id - Baru-baru ini, peneliti dari Université de Lorraine dan Université Côte d’Azur memperkenalkan alat AI open-source berbasis Python yang disebut PyGraft.

Alat keren ini dirancang untuk menghasilkan skema dan grafik pengetahuan yang sangat disesuaikan, tanpa batasan domain tertentu.

Jadi, Sobat bisa membuat grafik pengetahuan sesuai kebutuhan.

Nah, apa itu grafik pengetahuan?

Baca Juga: Python Ubah Wajah Industri Keuangan, Deteksi Penipuan dan Efisiensi Data Science Sekarang Lebih Mudah!

Grafik pengetahuan (KGs) adalah metode populer untuk merepresentasikan data dalam struktur grafik.

KG adalah sekelompok triples (s, p, o), di mana s (subjek) dan o (objek) adalah dua node grafik, dan p adalah predikat yang menjelaskan jenis hubungan yang ada di antara mereka.

Namun, ada beberapa masalah saat menggunakan KG mainstream tertentu untuk menilai apakah model yang baru diajukan dapat digeneralisasi.

Misalnya, telah ditunjukkan bahwa dataset mainstream berbagi properti statistik, khususnya homophily, untuk kategorisasi node.

Baca Juga: Perusahaan Fintech Revolut Ubah Cara Kerja Ilmuwan Data, Lebih Banyak Model, Lebih Sedikit Kode!

Untuk mengatasi masalah ini dan lainnya, PyGraft dikembangkan.

Alat ini memungkinkan para peneliti untuk membuat dataset fiktif namun realistis dengan berbagai ukuran dan properti.

Ini sangat berguna di bidang pendidikan, penegakan hukum, atau medis.

Baca Juga: QRIS, Kemudahan atau Justru Batu Sandungan? Kontroversi Batas Minimal Transaksi Mengguncang Dunia Fintech!

PyGraft berguna untuk simulasi pengumpulan data dan penentuan hasil dalam bidang-bidang tersebut jadi lebih "satset".

Ini membuat lebih mudah dan fleksibel masalah privasi data dan memungkinkan untuk membuat pengumpulan dataset fiktif untuk simulasi.

Tetapi, berbagi pengetahuan data rill ke dunia nyata menjadi tidak memungkinkan.***