POJOKSATU.id - Indonesia memiliki ribuan pulau kecil yang tersebar di ber bagai wilayah. Pulau-pulau kecil ini umumnya memiliki keterbatasan akses terhadap energi, terutama listrik.

Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memanfaatkan teknologi energi terbarukan, seperti ocean thermal energy conversion (OTEC).

OTEC adalah teknologi yang memanfaatkan perbedaan suhu antara air laut permukaan dan air laut dalam untuk menghasilkan listrik.

Baca Juga: Electrum H5, Motor Listrik Gojek yang Menjangkau 120 Km

OTEC memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan sumber energi terbarukan lainnya, seperti solar dan angin.

OTEC adalah sumber energi yang baseload, artinya dapat menghasilkan listrik 24 jam sehari, 7 hari seminggu, terlepas dari kondisi cuaca.

OTEC juga sangat efisien, dengan konversi energi hingga 30%.

Selain itu, OTEC juga merupakan sumber energi yang ramah lingkungan, karena tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca.

Baca Juga: Wuling Bingo, Mobil Listrik Mungil yang Siap Guncang Pasar Otomotif Indonesia

Hal ini sangat penting bagi pulau-pulau kecil yang rentan terhadap perubahan iklim.

Sebuah perusahaan startup asal Inggris, Global OTEC, sedang mengembangkan rig OTEC komersial skala besar yang disebut Dominique.

Rig ini dirancang khusus untuk membantu pulau-pulau kecil beralih dari bahan bakar diesel ke energi bersih.

Dominique dirancang untuk modular dan jauh lebih murah daripada prototipe OTEC sebelumnya.

Baca Juga: PLN Masih Hadapi Surplus Listrik, Lantas Apa Solusinya?

Rig ini juga dapat dikonfigurasi untuk memenuhi kebutuhan energi yang berbeda-beda dari pulau-pulau kecil.

Jika berhasil dikembangkan, OTEC bisa menjadi game changer bagi pulau-pulau kecil di Indonesia.

Teknologi ini dapat membantu pulau-pulau kecil untuk mengurangi ketergantungan mereka pada bahan bakar fosil, meningkatkan ketahanan energi, dan mengurangi emisi gas rumah kaca.***