POJOKSATU.id — Dalam dunia teknologi yang serba cepat, istilah baru kerap muncul dan langsung memicu rasa penasaran.

Salah satunya adalah Nano Banana, konsep unik yang sedang ramai diperbincangkan seiring tren foto polaroid Gemini AI hingga miniatur 3D.

Istilah ini bukan sekadar gimmick, melainkan bagian dari inovasi Google melalui model AI terbaru mereka, Gemini 2.5 Flash.

Dengan fokus pada efisiensi daya, kecepatan, serta kemampuan menyesuaikan beban kerja, teknologi ini membuka jalan untuk eksplorasi kreatif yang semakin luas.

Baca Juga: Android Go, Ponsel Murah Akses Lancar Sekaligus Hemat Data

Apa Itu Nano Banana?

Dilansir dari blog resmi Google, istilah Nano Banana lahir dari antusiasme pengguna yang “going bananas” alias heboh saat mencoba fitur image editing terbaru Gemini.

Model ini dikenal sebagai salah satu editor foto AI terbaik karena mampu menjaga konsistensi wajah, karakter, atau objek meski dilakukan banyak perubahan.

Mulai dari mengganti gaya rambut, mengubah latar ruangan, hingga menggabungkan beberapa foto menjadi satu adegan baru, hasil akhirnya tetap natural.

Setiap foto yang dihasilkan juga disertai watermark dan tanda digital SynthID, sebagai penanda bahwa gambar dibuat dengan bantuan AI.

Baca Juga: Lagi Ramai Nih, POCO C85 Resmi di Indonesia, HP #SiPalingNyampe dengan RAM 16 GB dan Baterai 6000 mAh

Bring Your Vision to Life

Google menjelaskan bahwa Nano Banana tidak hanya sekadar mengubah tampilan foto, tetapi juga memberi ruang luas bagi pengguna untuk mengekspresikan kreativitas.

Beberapa fitur menarik yang bisa dicoba antara lain:

  • Ubah kostum atau lokasi: Unggah foto diri atau hewan peliharaan, lalu letakkan dalam berbagai skenario baru tanpa kehilangan identitas visual asli.
  • Gabungkan foto: Satukan beberapa foto jadi satu adegan, misalnya potret diri dipadukan dengan peliharaan di lapangan basket.
  • Multi-turn editing: Lakukan pengeditan bertahap, seperti mengosongkan ruangan lalu menambahkan dekorasi satu per satu.
  • Mix up designs: Terapkan gaya dari satu objek ke objek lain, misalnya motif bunga untuk desain sepatu atau gaun.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Mahasiswa Kedokteran, Ringan tapi Performa Gahar

Fitur-fitur ini membuat Nano Banana identik dengan pengalaman kreatif yang detail, realistis, namun tetap menyenangkan.

Gemini 2.5 Flash, “Workhorse” AI Baru Google

Fenomena Nano Banana hadir bersamaan dengan rilis Gemini 2.5 Flash, model AI terbaru yang diklaim sebagai “workhorse” atau kuda pekerja.

Berbeda dari generasi sebelumnya, model ini didesain untuk:

Baca Juga: Xiaomi Bone Conduction Headphones 2, Headset Canggih untuk Outdoor dan Renang, Tahan Air dengan Sertifikasi IP68

  • Efisiensi daya
  • Kecepatan proses lebih tinggi
  • Fleksibilitas biaya yang bisa disesuaikan

Dengan sistem komputasi dinamis dan dapat dikendalikan, pengembang dapat menyeimbangkan akurasi, kecepatan, hingga biaya sesuai kebutuhan.

Artinya, Gemini 2.5 Flash tidak hanya mendukung eksplorasi kreatif seperti Nano Banana, tetapi juga siap dipakai untuk aplikasi AI berskala besar yang hemat biaya dan tetap andal.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Bantu kirim tanggapan di kolom komentar dan share info ini ya.

Akses artikel bisa dibaca melalui apps kami: