POJOKSATU.id – Infinix memamerkan ponsel konsep dengan panel surya di Mobile World Congress 2025.

Teknologi ini disebut SolarEnergy-Reserving Technology, yang memanfaatkan sel surya perovskite.

Dibandingkan dengan sel surya berbasis silikon konvensional, perovskite menawarkan keunggulan berupa ketipisan dan biaya produksi yang lebih rendah.

Untuk meningkatkan efisiensi pengisian daya, Infinix mengintegrasikan sistem Maximum Power Point Tracking yang berfungsi mengatur voltase agar optimal.

Baca Juga: Tiket Pertandingan Timnas Indonesia vs Bahrain HABIS TERJUAL, Fans Garuda Siap BAKAR SEMANGAT, Kapan PSSI Akan Keluarkan TIKET TAMBAHAN?

Sistem ini dirancang agar pengisian daya tetap maksimal tanpa menyebabkan perangkat mengalami panas berlebih saat terkena sinar matahari langsung.

Infinix juga menghadirkan casing berpanel surya untuk menyuplai daya ke ponsel prototipe melalui titik kontak di sisinya.

Panel surya pada casing ini dapat menyimpan daya hingga 2W, dengan potensi peningkatan di masa depan, menurut The Verge (3/3/2025).

Saat ini, teknologi panel surya tersebut masih dalam tahap konsep, dan Infinix belum memastikan apakah akan diproduksi secara massal.

Baca Juga: DIINGATKAN DITJEN GTK! Data Rekening untuk Pembayaran TPG 2025 Jangan Disamakan dengan DAPODIK! Simak Penjelasan Lengkapnya!

Namun, perusahaan berencana memperluas penerapan teknologi ini ke perangkat lain, termasuk wearable.

Infinix memperkenalkan E-Color Shift 2.0, yang memungkinkan ponsel berubah warna.

Pengguna bahkan dapat mengambil inspirasi warna dari foto atau menyesuaikan warna ponsel berdasarkan kondisi cuaca.***