POJOKSATU.id — Google kembali membuat gebrakan di dunia teknologi dengan memperkenalkan laptop terbaru bernama Googlebook.

Perangkat ini disebut-sebut sebagai evolusi baru dari Chromebook karena membawa pendekatan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang lebih mendalam.

Berbeda dari laptop konvensional, Googlebook dirancang sebagai perangkat AI-first, di mana kecerdasan buatan menjadi bagian utama dari pengalaman penggunaan sehari-hari.

Baca Juga: SPMB SMK Banten Tahun Ajaran 2026-2027 Resmi Dibuka, Ini Syarat, Jadwal dan Mekanisme Seleksinya

Salah satu sorotan terbesarnya adalah integrasi penuh dengan Gemini AI, asisten pintar milik Google yang dapat membantu berbagai aktivitas pengguna.

Melalui Gemini AI, pengguna dapat memperoleh bantuan untuk menyusun dokumen, mencari informasi, mengatur pekerjaan, hingga menjalankan berbagai tugas dengan lebih cepat dan praktis.

Kehadiran teknologi ini membuat pengalaman memakai laptop terasa lebih personal dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna.

Googlebook juga menghadirkan fitur unik bernama Magic Pointer.

Baca Juga: Pemkab Bandung Pacu Kepatuhan Pajak ASN Lewat Coretax, Target 100 Persen Sebelum Juni 2026

Fitur ini membuat kursor mouse tidak hanya berfungsi sebagai alat navigasi biasa, tetapi juga mampu memberikan rekomendasi tindakan berdasarkan konteks yang sedang dibuka di layar.

Sebagai contoh, ketika pengguna membuka email terkait jadwal pertemuan, sistem dapat secara otomatis memberikan saran untuk menambahkan agenda ke kalender.

Sementara saat mengakses dokumen atau gambar tertentu, AI akan menampilkan opsi tindakan yang dianggap paling relevan.

Baca Juga: SPMB Kota Bandung Tahun Ajaran 2026-2027 Resmi Dibuka, Ini Jadwal Lengkap, Jalur Pendaftaran dan Hari Pertama Sekolah

Tak hanya itu, Googlebook mengusung sistem operasi baru yang menggabungkan kekuatan Android dan ChromeOS.

Dengan pendekatan tersebut, pengguna dapat menikmati pengalaman desktop yang lebih optimal sekaligus tetap menjalankan berbagai aplikasi Android dari Google Play Store.

Integrasi lintas perangkat juga menjadi nilai jual utama laptop ini.

Googlebook dirancang terhubung secara mulus dengan smartphone Android, memungkinkan pengguna berpindah aktivitas antar perangkat, melakukan transfer file lebih cepat, hingga menerima notifikasi secara sinkron.

Baca Juga: Pendidikan Antikorupsi 2026 Resmi Diluncurkan, Kemendikdasmen Tekankan Kejujuran dan Integritas Murid Sejak Dini

Google juga memperkenalkan dukungan widget berbasis AI yang dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan pengguna.

Widget ini memungkinkan akses cepat ke berbagai fungsi produktivitas maupun informasi penting langsung dari layar utama.

Dari sisi desain, Googlebook tampil lebih premium dibanding generasi Chromebook sebelumnya.

Google memperkenalkan elemen visual baru bernama Glowbar, sebuah aksen pencahayaan khas yang menjadi identitas perangkat tersebut.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Job Fair Jakarta Utara 2026 Hadir Online dan Offline, Ada 42 Perusahaan

Meski sudah diperkenalkan ke publik, Google masih belum mengungkap sejumlah informasi penting seperti harga resmi, spesifikasi detail, kapasitas RAM, penyimpanan internal, hingga jadwal peluncuran di berbagai negara.

Googlebook diperkirakan akan diproduksi oleh sejumlah produsen laptop besar sehingga kemungkinan tersedia dalam berbagai varian spesifikasi dan rentang harga untuk menjangkau lebih banyak pengguna.

Kehadiran Googlebook menjadi langkah baru Google dalam persaingan laptop berbasis AI, sekaligus memperlihatkan bagaimana masa depan komputer personal akan semakin terintegrasi dengan kecerdasan buatan.***