POJOKSATU.id - Pengguna Instagram kembali dibuat waswas setelah Meta memperkenalkan Muse Image, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang mampu membuat gambar, mengedit foto, hingga menghasilkan materi iklan langsung dari aplikasi.
Di balik kecanggihan tersebut, muncul kekhawatiran terkait privasi karena fitur ini dapat memanfaatkan foto dari akun Instagram yang bersifat publik.
Fitur baru ini langsung menjadi perbincangan di media sosial.
Banyak pengguna menilai Meta memberikan akses yang terlalu luas terhadap konten publik tanpa pemberitahuan khusus kepada pemilik foto.
Baca Juga: HP Mulai Lemot? Ini Cara Mudah Mengecek Sisa Umur Smartphone Tanpa Harus ke Tempat Servis
Foto Akun Publik Bisa Dipakai untuk Membuat Gambar AI
Meta menjelaskan bahwa pengguna dapat membuat visual baru menggunakan foto yang berasal dari akun Instagram publik.
Caranya cukup dengan menandai atau tag nama pengguna yang bersangkutan.
"Dengan tag username, Meta AI dapat menggunakan foto publik untuk membangun visual yang siap diunggah," tulis Meta dalam penjelasannya.
Artinya, selama akun Instagram berstatus publik, foto-foto yang diunggah berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan gambar menggunakan teknologi AI.
Baca Juga: Prabowo Sebut KDKMP Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Rp223 Triliun Tiap Tahun
Dinilai Berisiko terhadap Privasi
Kontroversi muncul karena pengaturan tersebut aktif secara otomatis bagi akun publik.
Pengguna harus menonaktifkannya sendiri apabila tidak ingin kontennya digunakan dalam fitur AI Meta.
Hal lain yang memicu kritik adalah tidak adanya pemberitahuan ketika foto seseorang dipakai oleh pengguna lain untuk membuat gambar AI.
Bahkan, apabila sebuah gambar AI sudah telanjur dibuat menggunakan foto tersebut, hasilnya disebut tetap tidak akan terhapus meskipun pengguna kemudian memutuskan menonaktifkan fitur tersebut
Baca Juga: Mahfud MD Pertanyakan Pelimpahan Kasus Eks Jampidsus dari Polri ke Kejagung.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran baru terkait penyalahgunaan foto, mulai dari peniruan identitas, penyebaran informasi palsu, hingga potensi pelecehan digital.
Netizen Ramai-Ramai Minta Fitur Dimatikan
Tak sedikit pengguna media sosial yang menyarankan agar pemilik akun Instagram segera menonaktifkan pengaturan tersebut.
Kekhawatiran itu semakin besar mengingat Instagram merupakan platform yang banyak digunakan untuk membagikan foto pribadi maupun dokumentasi keluarga, termasuk foto anak-anak.
Baca Juga: Presiden Prabowo yang Menyikat Jampidsus Febrie Adriansyah dan Kasus BGN, Publik Makin Percaya
Sejumlah pengguna juga mengaitkan kebijakan baru Meta dengan berbagai kontroversi penggunaan AI sebelumnya yang sempat memicu penyalahgunaan foto di platform media sosial lain.
Cara Menonaktifkan Penggunaan Foto oleh Meta AI
Bagi pengguna yang ingin membatasi penggunaan kontennya untuk kebutuhan AI, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan melalui aplikasi Instagram:
Pastikan aplikasi Instagram sudah diperbarui ke versi terbaru.
Buka aplikasi Instagram, lalu masuk ke halaman profil.
Ketuk ikon tiga garis di pojok kanan atas untuk membuka menu Pengaturan.
Gulir ke bawah hingga menemukan menu Berbagi dan gunakan kembali.
Cari opsi Izinkan orang lain untuk menggunakan kembali konten Anda di Instagram dengan fitur AI di Meta.
Nonaktifkan pengaturan tersebut untuk postingan maupun Reels.
Dengan menonaktifkan opsi ini, pengguna dapat membatasi penggunaan konten publik mereka dalam fitur AI Meta ke depannya.
Mengapa Pengaturan Ini Penting?
Kemajuan teknologi AI memang menghadirkan banyak kemudahan dalam membuat konten kreatif.
Namun, perlindungan terhadap data pribadi tetap menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.
Karena itu, memahami setiap pembaruan fitur dan rutin mengecek pengaturan privasi menjadi langkah penting agar pengguna tetap memiliki kendali atas foto maupun video yang mereka unggah ke media sosial.
Di era kecerdasan buatan, setiap foto yang kita bagikan memiliki jejak digital yang bisa dimanfaatkan dengan berbagai cara.
Baca Juga: Bursa Calon Juara Piala Dunia 2026 Jelang Babak Semifinal: Argentina Paling Tidak Diunggulkan
Meluangkan beberapa menit untuk memeriksa pengaturan privasi mungkin terlihat sederhana, tetapi langkah kecil itu dapat menjadi perlindungan penting bagi diri sendiri dan orang-orang yang kita sayangi.***

