POJOKSATU.id — Usai dipecat dewan direksi karena dinilai kurang konsisten dan tak jujur, investor OpenAI kini mendorong agar Sam Altman kembali jadi Bos ChatGpt.

Investor kelas kakap seperti Microsoft, Tiger Global, dan Thrive Capital ingin agar Sam Altman yang dipecat secara mendadak oleh dewan direksi kembali memimpin OpenAI.

Upaya investor untuk membujuk dewan direksi OpenAI agar mengembalikan Sam Altman menjad Bos ChatGpt telah diungkapkan oleh beberapa sumber terpercaya.

Selain itu, investor lainnya seperti Sequoia Capital juga telah berbicara dengan Sam Altman, Bos ChatGpt yang dipecat secara mendadak itu oleh dewan direksi.

Baca Juga: Sam Altman Bos Chatgpt Dipecat Secara Mendadak, Dewan Direksi: Alasan Kurang Konsisten dan Tidak Jujur, Begini Kronologi Versi Gerg

Sequoia Capital, yang terkenal sebagai investor awal di perusahaan seperti Apple dan Google, siap mendukung upaya Microsoft untuk menjadikan Sam Altman sebagai CEO OpenAI sekali lagi.

Namun, berbeda dengan investor lainnya, Sequoia Capital juga akan mendukung Sam Altman dan mantan presiden OpenAI, Greg Brockman, jika mereka memutuskan untuk membuka perusahaan baru.

Meskipun ada usaha keras dari investor dan para eksekutif, Sam Altman telah menolak permintaan untuk kembali menjadi Bos ChatGpt.

Sseperti yang dilaporkan oleh The Information yang dikutip oleh Reuters. Alasannya belum diungkapkan secara jelas.

Baca Juga: OpenAI Buka Akses ChatGPT untuk Dimodifikasi Pengguna

"Sam Altman tidak akan kembali sebagai CEO OpenAI meski ada usaha-usaha dari eksekutif perusahaan untuk mengajaknya kembali," dikutip Senin (20/11/2023).

Pengganti Altman sebagai CEO interim OpenAI adalah Emmett Shear, pendiri layanan streaming video Twitch.

"Co-founder layanan streaming video Twitch Emmett Shear akan menggantikan (Altman) sebagai CEO interim)," kata laporan itu, dikutip Senin (200/11/2023) dari keterangan co-founder sekaligus anggota dewan direksi OpenAI, Ilya Sutskever.

Meskipun dipecat hanya dalam waktu satu hari, Altman mengunggah cuitan di Twitter yang menyatakan rasa sukacitanya bekerja di OpenAI.

Ia juga menjelaskan betapa pengalaman tersebut sangat transformatif bagi dirinya secara pribadi dan berharap bisa membawa perubahan positif bagi dunia.

Baca Juga: Microsoft Blokir Akses ke ChatGPT, Karyawan Protes

OpenAI sendiri menciptakan tren pengembangan teknologi AI generatif sejak diluncurkan pada akhir tahun lalu.

Perusahaan ini menjadi incaran banyak investor dan diberitakan berencana menjual saham pegawainya dengan valuasi perusahaan sebesar US$ 86 miliar (Rp 1.326 triliun).

Salah satu investor utama, Microsoft, telah mengucurkan dana miliaran dolar ke OpenAI dan memiliki kerja sama strategis dalam infrastruktur dan teknologi AI.

Oleh karena itu, keputusan pengurus OpenAI untuk memecat Altman membuat Microsoft kaget.***