POJOKSATU.id - Persaingan laptop premium makin panas. Dell membuat langkah mengejutkan dengan memangkas harga laptop andalannya, XPS 13 versi 2026, hingga berada di bawah salah satu produk terbaru Apple, MacBook Neo.

Strategi ini langsung mencuri perhatian publik teknologi karena selama bertahun-tahun seri XPS dikenal sebagai salah satu laptop Windows premium dengan harga yang tidak jauh berbeda dari jajaran MacBook.

Dalam peluncurannya di Computex 2026, Dell memperkenalkan XPS 13 terbaru dengan sejumlah pembaruan pada desain dan spesifikasi.

Baca Juga: Jago Cimory

Namun yang paling mencolok justru datang dari sisi harga yang jauh lebih agresif dibanding generasi sebelumnya.

Dell XPS 13 terbaru kini dijual mulai US$ 699 atau sekitar Rp11,4 juta.

Bahkan untuk kalangan pelajar, Dell memberikan harga khusus mulai US$ 599 atau sekitar Rp9,7 juta.

Angka tersebut menjadi salah satu penurunan harga terbesar yang pernah dilakukan Dell pada lini XPS yang selama ini identik dengan segmen premium.

Baca Juga: Mengejutkan! Diam-diam Dewi Perssik Kembali Kuliah, Kampus dan Program Studinya Terbongkar ke Publik!

Sebagai perbandingan, Apple MacBook Neo yang diperkenalkan pada Maret 2026 dibanderol mulai US$ 599 untuk varian dasar berkapasitas 256 GB.

Sementara model 512 GB dipasarkan dengan harga mulai US$ 729.

Langkah Dell ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa persaingan laptop premium tidak lagi hanya bertumpu pada spesifikasi dan desain.

Kini, faktor harga menjadi senjata penting untuk merebut perhatian konsumen yang selama ini banyak melirik produk Apple.

Baca Juga: Di Balik Alasan Prabowo Copot Jabatan Dadan Hindayana, Netizen Malah Soroti Masa Lalu Kepala BGN yang Baru?

Menariknya, meski harga dipangkas cukup drastis, Dell disebut tetap mempertahankan karakter utama yang membuat XPS begitu populer.

Laptop ini masih mengandalkan bodi tipis dan ringan, kualitas layar premium dengan reproduksi warna yang tajam, serta material berkualitas tinggi yang memadukan logam dan kaca.

Selama ini, Dell XPS memang kerap disebut sebagai salah satu laptop Windows yang paling dekat dengan pengalaman menggunakan MacBook.

Baca Juga: Berawal dari Medsos X, Pertemuan Mahasiswa PNJ Berujung Aksi Tak Terpuji Terekam Bikin Geger dan Viral!

Dari sisi desain hingga kualitas rakitan, perangkat ini menjadi standar yang sering digunakan untuk mengukur kualitas laptop premium berbasis Windows.

Di sisi lain, MacBook Neo tetap memiliki keunggulan yang sulit diabaikan.

Laptop terbaru Apple tersebut menawarkan efisiensi daya tinggi, daya tahan baterai yang dikenal sangat baik, serta integrasi mulus dengan berbagai perangkat dalam ekosistem Apple.

Baca Juga: Viral di Media Sosial: Seorang Ayah Bersujud Minta Maaf Atas Tindakan Asusila Putranya di Kampus PNJ

Meski detail spesifikasi lengkap XPS 13 versi 2026 belum sepenuhnya diumumkan, keputusan Dell menurunkan harga secara signifikan menunjukkan perubahan strategi yang cukup besar.

Perusahaan tampaknya ingin memperluas jangkauan pasar sekaligus menarik pengguna yang menginginkan perangkat premium tanpa harus mengeluarkan biaya setinggi sebelumnya.

Kehadiran XPS 13 terbaru juga memberikan pilihan lebih luas bagi konsumen.

Baca Juga: Presiden Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya

Mereka yang membutuhkan fleksibilitas sistem operasi Windows kini memiliki alternatif kuat yang menawarkan desain premium, performa tinggi, serta kompatibilitas perangkat lunak yang sangat luas.

Dengan harga yang semakin kompetitif, pertarungan antara laptop Windows premium dan MacBook diperkirakan bakal semakin menarik sepanjang 2026.

Dell tampaknya tidak lagi sekadar ingin bersaing, tetapi benar-benar berusaha merebut pangsa pasar yang selama ini menjadi wilayah nyaman Apple.

Baca Juga: Eks Wartawan Nanik S Deyang Jabat Kepala BGN, Dadan dan Mantan Pangdam Dicopot Prabowo

Di tengah kebutuhan teknologi yang terus berkembang, konsumen menjadi pihak yang paling diuntungkan dari persaingan ini.

Semakin banyak pilihan dengan harga yang kompetitif akan membuka kesempatan bagi lebih banyak orang untuk menikmati perangkat berkualitas tinggi tanpa harus menguras kantong.

Persaingan yang sehat memang menjadi jalan terbaik untuk menghadirkan inovasi yang lebih dekat dengan kebutuhan pengguna.***