POJOKSATU.id - Dalam acara Lenovo Tech World 2023, Motorola, merupakan bagian dari kelompok perusahaan Lenovo hadir perkenalkan produk ponsel inovasi terbaru.

Bukan ditekuk lagi, mereka perkenalkan sebuah inovasi terbaru Motorola dalam bentuk prototipe ponsel dengan layar tekuk.

Motorola akan hadirkan ponsel canggih dengan fitur layar yang bisa ditekuk seperti jam tangan.

Meskipun spesifikasi detail ponsel dengan konsep layar tekuk adaptif ini belum diungkap, Motorola mengonfirmasi bahwa perangkat tersebut menggunakan layar tipe pOLED dengan resolusi FHD+.

Serta bagian belakang ponsel yang terbuat dari bahan kain.

Kemampuan ponsel ini memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan lenturannya sesuai dengan kebutuhan mereka.

Baca Juga: Mulai 20 Oktober 2023, Pre-Order iPhone 15 Telah Dibuka di Indonesia!

Pada model konsepnya, ponsel Motorola tersebut awalnya memiliki layar berukuran 6,9 inci, yang dapat berubah menjadi 4,6 inci ketika dilipat, karena sebagian dari layarnya digunakan sebagai titik penopang.

Layar ini disebut sebagai layar adaptif karena ponsel dapat mengambil beberapa bentuk yang berbeda.

Ini bisa diperluas seperti ponsel biasa, dilipat hingga menyerupai jam tangan, atau bahkan berdiri sendiri tanpa perlu perangkat tambahan karena memiliki kemampuan menjadi tumpuan.

Selain layar yang dapat disesuaikan, ketika ponsel dilipat seperti jam tangan, tampilan antarmuka atau UI ponsel Motorola ini juga dianggap fleksibel. Ini dapat disesuaikan dengan mode penggunaan saat itu.

Untuk menjaga keamanan saat digunakan sebagai jam tangan, Motorola memasang sebuah gelang logam pada perangkat tersebut.

Baca Juga: Fitur Canggih Xiaomi TV A Pro, Sentuhan Elegan untuk Meningkatkan Pengalaman Menonton Kamu!

Konsep ponsel dengan layar yang dapat dilipat ini menyerupai seri ponsel lipat Samsung Galaxy Z Flip. Namun, ponsel lipat Samsung melipat layarnya ke dalam, sementara Motorola melipat layar ke luar.

Sebelumnya, konsep ini juga diperkenalkan oleh Lenovo CPlus pada tahun 2016.

Namun, pada saat itu, fleksibilitas tampilan layar Lenovo CPlus tidak sebanding dengan konsep ponsel Motorola ini. Layar Lenovo CPlus tetap sama saat berada dalam mode ponsel.

Motorola juga mengklaim bahwa pengalaman yang ditawarkan oleh ponsel dengan layar yang dapat dilipat ini akan menyerupai seri klasik Motorola, yaitu Motorola Razr Series.

Seri Razr ini merupakan seri ponsel lipat yang menjadi ikonik dari Motorola.

Tentu saja, konsep layar yang dapat dilipat yang ditampilkan oleh Motorola dalam acara tersebut telah memicu beragam reaksi dari para pengamat.

Beberapa orang berpendapat bahwa konsep ponsel ini terlihat menarik dan futuristik, sementara yang lain mengkhawatirkan biaya perbaikan jika ponsel mengalami kerusakan.

Baca Juga: Samsung Galaxy S24, Ponsel Cerdas AI Terdepan dengan Teknologi Terkini, Intip Keistimewaanya!

Kekhawatiran ini mungkin muncul berdasarkan pengalaman dengan konsep ponsel lipat sebelumnya.

Terutama ketika ponsel pertama kali mengadopsi teknologi layar sentuh sepenuhnya dan kemudian muncul inovasi terbaru Motorola, ponsel dengan layar yang bisa ditekuk seperti jam angan.

Saat inovasi tersebut diterapkan, banyak pengguna mengalami keluhan mengenai kerusakan layar yang lebih sering terjadi.

Saat melihat kemampuan luar biasa ponsel dengan layar yang dapat dilipat ini, kita tidak bisa tidak tercengang oleh kreativitas dan inovasi yang telah diterapkan oleh Motorola.

Baca Juga: Seri Flagship Murah! Samsung Memperkenalkan Galaxy S23 FE, Ini Dia Spesifikasi dan Harganya

Namun, dengan setiap inovasi, muncul juga kekhawatiran, terutama seputar masalah perawatan dan perbaikan.

Sejarah telah mengajarkan kita bahwa perangkat dengan layar yang dapat dilipat memiliki tantangan tersendiri.

Namun, seiring perkembangan teknologi, mungkin saja masa depan ponsel yang dapat dilipat akan membawa solusi untuk masalah ini.

Saat kita menunggu peluncuran resmi ponsel ini, kita juga menantikan solusi yang akan membantu kita menjaga ponsel layar lipat tetap utuh dan berfungsi dengan baik.***