POJOKSATU.id - Tokenisasi saham membuka akses baru terhadap saham perusahaan global melalui teknologi blockchain. Namun, karena mekanismenya berbeda dari saham biasa, investor perlu memahami underlying, penerbit, manfaat, risiko, serta karakteristik setiap token sebelum melakukan transaksi.

Pintu menyediakan tokenized RWA, termasuk tokenisasi saham, emas maupun perak. Kamu bisa memperoleh eksposur terhadap berbagai aset dunia nyata. Aplikasi ini menyediakan tokenized stock melalui dua produk utama, yaitu xStocks dari Backed Finance dan aset tokenized dari Ondo Global Markets.

Sebelum membahas pilihan tokenisasi saham, investor dapat melihat harga Bitcoin hari ini untuk memahami kondisi pasar aset digital secara umum. Namun, Bitcoin dan tokenized stock memiliki karakteristik berbeda karena Bitcoin merupakan aset crypto native, sedangkan tokenized stock memiliki saham sebagai underlying.

Selain itu, investor dapat membandingkan tokenized stock dengan aset komoditas tertokenisasi. Informasi harga perak hari ini dapat menjadi referensi ketika investor ingin melihat bagaimana aset berbasis komoditas bergerak dibandingkan aset yang mengikuti saham perusahaan.

Apa Itu Tokenisasi Saham?

Tokenisasi saham merupakan token digital yang merepresentasikan saham atau memberikan eksposur ekonomi terhadap saham tertentu. Penerbit biasanya menghubungkan token dengan aset yang menjadi underlying sehingga pergerakan token dapat mengikuti harga aset tersebut.

Dalam produk xStocks, token didukung oleh saham asli dengan rasio 1:1 dan aset dasarnya disimpan melalui kustodian. Sementara itu, produk tokenized asset dari Ondo memiliki struktur tersendiri untuk memberikan eksposur terhadap aset keuangan.

Tokenized stock juga memiliki perbedaan dengan saham konvensional. Investor membeli saham biasa melalui broker atau perusahaan sekuritas dan memperolehnya melalui sistem pasar modal. Sebaliknya, investor membeli tokenized stock melalui platform yang mendukung aset tersebut.

5 Tokenisasi Saham Global Berpotensi

Berikut 5 tokenisasi saham global yang bisa kamu pilih, diantaranya adalah:

1. NVIDIA (NVDAX)

NVDAX merupakan tokenized stock yang merepresentasikan saham NVIDIA Corporation. NVIDIA bergerak terutama dalam bidang semikonduktor dan teknologi komputasi, sedangkan produknya digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti pusat data, kecerdasan buatan, gaming, dan komputasi berperforma tinggi.

Karena itu, perkembangan industri AI menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perhatian investor terhadap saham NVIDIA. Permintaan terhadap chip untuk pusat data dan komputasi AI dapat mempengaruhi kinerja bisnis, sedangkan persaingan industri dan perubahan siklus semikonduktor juga dapat mempengaruhi prospek perusahaan.

Namun, investor perlu memahami bahwa membeli NVDAX berbeda dari membeli saham NVIDIA secara langsung. Investor memegang token yang memberikan eksposur terhadap underlying berdasarkan struktur produk, sehingga investor perlu memeriksa ketentuan mengenai hak ekonomi, kustodian, dividen, serta mekanisme penebusan.

2. Apple (AAPLX)

AAPLX merupakan tokenized stock yang mengikuti saham Apple Inc. Apple memiliki bisnis yang luas, mulai dari iPhone, Mac, iPad, Apple Watch, hingga berbagai layanan digital.

Karena bisnis Apple tidak hanya bergantung pada satu produk, investor perlu memperhatikan penjualan perangkat, pertumbuhan layanan, kondisi pasar konsumen, rantai pasok, serta persaingan teknologi.

Kepemilikan token tidak otomatis memberikan seluruh hak yang dimiliki pemegang saham konvensional. Oleh karena itu, investor perlu membaca informasi produk untuk memahami mekanisme dividen, hak ekonomi, serta struktur underlying.

Token AAPLX juga memperlihatkan bagaimana perusahaan global dengan ekosistem produk yang besar dapat masuk ke dalam pasar aset digital. Karena itu, investor dapat mempelajari aset ini dengan melihat dua sisi sekaligus, yaitu kinerja Apple dan mekanisme tokenisasinya.

3. Alphabet (GOOGLX)

GOOGLX merupakan tokenisasi saham yang memberikan eksposur terhadap saham Alphabet Inc., perusahaan induk Google. Alphabet memiliki sejumlah bisnis besar, termasuk Google Search, YouTube, Google Cloud, dan berbagai proyek teknologi.

Salah satu faktor penting dalam bisnis Alphabet adalah iklan digital. Pendapatan dari iklan dapat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan belanja pemasaran perusahaan. Selain itu, Google Cloud memberikan sumber pendapatan lain yang perlu diperhatikan investor.

Perkembangan kecerdasan buatan juga menjadi faktor penting. AI dapat membuka peluang baru bagi produk Google, tetapi perkembangan teknologi tersebut sekaligus meningkatkan persaingan di industri pencarian dan layanan digital.

Namun, investor tetap perlu memperhatikan perbedaan antara GOOGLX dan kepemilikan saham Alphabet secara langsung. Struktur hak investor, mekanisme dividen, dan proses penebusan dapat mengikuti ketentuan token, bukan seluruh mekanisme saham konvensional.

4. Meta (METAX)

METAX merupakan tokenized stock yang mengikuti saham Meta Platforms. Meta mengoperasikan berbagai platform digital dan memiliki bisnis yang sangat berkaitan dengan media sosial, periklanan digital, serta pengembangan teknologi.

Pendapatan iklan menjadi salah satu faktor penting bagi bisnis Meta. Karena itu, investor perlu memperhatikan pertumbuhan pengguna, keterlibatan pengguna, kondisi pasar iklan digital, serta persaingan dengan platform lainnya.

Selain itu, Meta mengembangkan teknologi AI yang dapat digunakan untuk meningkatkan rekomendasi konten dan efektivitas periklanan. Perusahaan juga berinvestasi dalam teknologi virtual dan augmented reality.

Investasi besar pada teknologi dapat memberikan peluang sekaligus meningkatkan kebutuhan modal. Karena itu, investor perlu melihat hubungan antara pengeluaran perusahaan dan pertumbuhan pendapatan ketika mempelajari underlying METAX.

Namun, investor juga perlu memperhatikan kondisi perdagangan token. Karena tokenized stock dapat diperdagangkan ketika bursa saham tradisional sedang tutup, harga token dapat bergerak berdasarkan permintaan dan penawaran di pasar token.

5. Tesla (TSLAX)

TSLAX merupakan tokenized stock yang mengikuti saham Tesla. Tesla memiliki bisnis utama dalam kendaraan listrik, tetapi perusahaan juga mengembangkan teknologi energi, baterai, serta berbagai teknologi otomasi.

Ketika menganalisis TSLAX, investor perlu memahami faktor yang mempengaruhi kinerja Tesla. Penjualan kendaraan, volume produksi, margin, harga kendaraan, persaingan kendaraan listrik, biaya produksi, serta perkembangan teknologi dapat mempengaruhi kinerja perusahaan.

Selain itu, ekspektasi investor terhadap pertumbuhan Tesla dapat mempengaruhi harga saham. Karena TSLAX mengikuti saham tersebut, perubahan pada underlying dapat berdampak terhadap nilai token.

Namun, tokenisasi tidak menghilangkan risiko yang melekat pada saham Tesla. Jika kinerja perusahaan atau ekspektasi pasar berubah, harga saham dapat mengalami perubahan dan kemudian mempengaruhi token.

TSLAX juga memperlihatkan bagaimana tokenized stock dapat membawa perusahaan dari sektor otomotif dan energi ke dalam ekosistem aset digital.

Kesimpulannya, tokenisasi saham memberikan format baru bagi investor untuk memperoleh eksposur terhadap saham perusahaan global melalui teknologi blockchain. NVIDIA, Apple, Alphabet, Meta, dan Tesla merupakan contoh saham global yang tersedia dalam bentuk tokenized stock di Pintu.

Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.