POJOKSATU.id - Upaya memperkuat sektor usaha mikro terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Komitmen tersebut kembali terlihat melalui pelaksanaan Wisuda Inkubasi Usaha Mikro dan Entrepreneur Hub 2025, sebuah ajang yang melahirkan pelaku usaha ultra mikro dan super mikro yang dinilai telah siap melangkah ke level yang lebih tinggi.

Para peserta yang diwisuda kini dibekali kemampuan untuk memasuki jaringan pasar modern hingga membuka peluang ekspor.

Baca Juga: Jangan Kaget! Per 31 Desember Masuk RS Tak Lagi Ditanya Kelas BPJS, Semua Pasien Bakal Diperlakukan Mulai

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, yang hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa lulusan inkubasi merupakan energi baru bagi geliat ekonomi kerakyatan di wilayahnya.

Ia menuturkan bahwa seluruh peserta telah melalui rangkaian pendampingan intensif oleh para ahli dan praktisi industri.

Selama masa pelatihan, peserta mendapatkan pengalaman langsung melalui kurasi produk, sesi coaching Clinic, bootcamp, pitching bisnis, hingga pertemuan dengan mitra pembiayaan dan pemasaran.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Bisa Daftar Sekolah Rakyat 2025, Status Jabatan Aman atau Dicabut?

“Saudara-saudara adalah energi baru dan motor penggerak perekonomian kerakyatan Kabupaten Tangerang,” ujar Wabup Intan di Hotel Yasmin Karawaci, Tangerang, Rabu (10/12/25), dikutip Pojoksatu.id dari Tangerangkab.go.id

Intan menambahkan, potensi ekonomi mikro di Kabupaten Tangerang terus tumbuh pesat seiring berkembangnya UMKM baru, sentra kuliner dan herbal, sektor fesyen, hingga industri kreatif.

Selain itu, letak strategis Tangerang sebagai penyangga ibu kota memberi peluang pasar yang semakin luas.

Baca Juga: SKTP Maksimal Terbit 10 Desember! Jika Lewat, TPG Non-ASN Tidak Bisa Cair karena Batas KPPN Hanya 12 Desember

Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat program inkubasi, legalitas, pemasaran, hingga pendampingan bisnis yang berkelanjutan. Ia juga mengajak pelaku UMKM untuk terus berinovasi.

“Gunakan kesempatan ini untuk memperluas jejaring, meningkatkan daya saing, dan membawa produk lokal kita ke panggung yang lebih besar,” tegasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni penerimaan.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat ekosistem UMKM secara komprehensif.

“Program ini bertujuan memberi apresiasi kepada peserta, memperkuat keinginan melalui jejaring bisnis, sekaligus menjadi momentum evaluasi…” jelasnya.

Baca Juga: Guru Non-ASN yang Baru Jadi PPPK Berisiko Lebih Bayar! Ini Penjelasan Puslapdik soal Peralihan Data yang Belum diinput Daerah

Program yang berjalan sejak Agustus hingga Desember ini melibatkan 36 peserta Inkubasi Usaha Mikro dan 49 peserta Entrepreneur Hub.

Kegiatan juga didukung sembilan mitra pembiayaan dan 14 mitra pemasaran dari berbagai sektor. Beberapa peserta bahkan telah berhasil mencatat transaksi hingga Rp684 juta sepanjang periode program.***