POJOKSATU.id -Warga Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, kembali mengeluhkan kondisi deretan pohon tua yang berdiri di sepanjang ruas jalan utama wilayah tersebut.
Mereka meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan segera melakukan pemangkasan maupun peremajaan sebelum kembali terjadi peristiwa berbahaya.
Desakan ini mencuat setelah sebuah pohon besar kembali tumbang pada Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.
Andy (53), petugas keamanan yang bertugas tidak jauh dari lokasi kejadian, mengatakan bahwa banyak pohon di kawasan itu telah berusia puluhan tahun.
Kondisi akar yang melemah membuatnya rawan tumbang sewaktu-waktu, apalagi ketika angin cukup kencang.
“Di sini banyak pohon yang udah rapuh. Mendingan diremajakan dulu sebelum ada korban,” ujarnya. dilansir pojoksatu.id dari Instagram Tangsel.info
Baca Juga: Ketua DPRD Pandeglang Sesalkan Dugaan Asusila Guru SD Terhadap Siswinya
Menurutnya, keberadaan pohon tua yang dibiarkan tanpa perawatan hanya akan meningkatkan risiko bagi pengguna jalan maupun warga sekitar.
Ia menyebut insiden tumbangnya pohon di Jalan Ciater Raya menjadi bukti bahwa peringatan warga tidak bisa lagi dianggap sepele.
Pada kejadian terbaru, sebuah pohon setinggi kira-kira tujuh meter ambruk melintang menutup badan jalan.
Baca Juga: Bocoran Jadwal Pencairan TPG Triwulan 4 Khusus Bagi Guru ASN, Ada Empat Gelombang Penyaluran!
“Begitu tumbang, petugas langsung datang dan motong bagian-bagian batang supaya jalan bisa dilalui lagi,” tambahnya.
Ambruknya pohon tersebut menyebabkan kemacetan panjang hingga sekitar 2,4 kilometer.
Kendaraan dari arah Ciater menuju Serpong maupun sebaliknya terpaksa merambat karena sebagian pengendara memilih putar balik untuk mencari jalur alternatif.
Keluhan senada datang dari Aminah (48), seorang pemilik rumah makan di dekat lokasi.
Ia mengaku sering melihat ranting-ranting besar jatuh ke badan jalan, bahkan beberapa kali hampir mengenai kendaraan pelanggan.
Baca Juga: Ramai Screenshot TPG THR Sudah Cair, Ternyata Banyak yang Masih Anggaran 2024
“Kami berharap Pemkot bisa rutin merapikan dan memangkas pohon yang udah tua. Banyak ranting yang membahayakan, apalagi kalau hujan atau angin kencang,” tutur Aminah.
Pihak petugas penanganan bencana tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB, tiga puluh menit setelah laporan masuk.
Mereka langsung melakukan pemotongan batang utama agar lalu lintas bisa kembali bergerak.
Baca Juga: Cair di Beberapa Daerah, Hilal TPG THR 100 Persen Tahun 2025 Masih Beragam
Jalur menuju Bundaran Maruga sempat tersendat parah, sedangkan arah sebaliknya ikut terdampak karena antrean pengendara yang mencoba menghindari lokasi kejadian.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan berat dalam insiden ini. Setelah proses pembersihan selesai, kondisi lalu lintas berangsur normal.
Namun, warga berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya saat terjadi peristiwa tumbang.
Baca Juga: Perkuat Fondasi Akhlak, Kemenag Matangkan Kurikulum LPQ dan MDT Berbasis Karakter dan Cinta
Mereka menilai pemangkasan berkala dan inspeksi terhadap pohon-pohon tua sangat dibutuhkan untuk mencegah masalah serupa terulang.
Dengan kejadian ini, masyarakat Ciater menunggu langkah konkret dari Pemkot Tangsel agar keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dapat terjamin, terutama di kawasan dengan pohon-pohon berusia panjang.***
