POJOKSATU.id - Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, dijadwalkan menghadiri kegiatan Serah Terima Bantuan Permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pada Selasa, 28 Oktober 2025 pukul 10.00 WIB. Acara ini menjadi salah satu agenda penting Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di tengah tantangan global yang kian kompleks.
Kegiatan yang digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kota Tangsel itu akan berlangsung di Gedung Galeri Koperasi dan UKM Kota Tangsel.
Pusat aktivitas pemberdayaan ekonomi lokal yang selama ini menjadi wadah pengembangan berbagai program inovatif.
Dalam acara tersebut, puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor ekonomi dijadwalkan menerima bantuan permodalan yang diharapkan mampu memperluas peluang usaha dan meningkatkan daya saing mereka di pasar.
Program bantuan permodalan ini bukan hanya sekadar bentuk dukungan finansial, tetapi juga bagian dari strategi besar Pemkot Tangsel dalam menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan dan mandiri.
Baca Juga: Wali Kota Tegaskan: Tak Ada Kenaikan PBB Tangsel Tahun 2026
Melalui suntikan modal tersebut, pelaku usaha kecil dapat memperkuat kapasitas produksi, memperbaiki kualitas produk, serta membuka lapangan kerja baru di lingkungan sekitarnya.
Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah.
Tugas pemerintah adalah memastikan mereka tidak berjalan sendiri, tapi tumbuh bersama,” ujarnya dalam beberapa kesempatan.
Baca Juga: Edukasi di Sekolah: Polisi Tekankan Bahaya Bullying kepada Pelajar Pamulang
Selain penyerahan bantuan, acara juga akan diisi dengan sesi pendampingan dan konsultasi bisnis bagi penerima manfaat.
Tujuannya agar bantuan yang diberikan tidak hanya berhenti di modal, tetapi juga diiringi dengan peningkatan kapasitas manajerial dan digitalisasi usaha.
Pemerintah berharap, para pelaku UMKM dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengembangkan bisnisnya ke arah yang lebih modern, inklusif, dan kompetitif.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari visi Tangsel sebagai Kota Cerdas dan Berdaya Saing, di mana pembangunan ekonomi tidak hanya bergantung pada sektor besar, melainkan juga pada kekuatan ekonomi rakyat.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan sektor UMKM Tangsel mampu terus tumbuh menjadi penggerak utama perekonomian kota.***
