POJOKSATU.ID- Sejumlah wilayah di Kota Tangerang Selatan kerap dilanda asap hitam mengepul akibat pembakaran sampah dalam seminggu terakhir.

Pembakaran sampah atau tabunan itu dilakukan warga di sejumlah wilayah pemukiman dan menimbulkan permasalahan kesehatan serius.

Hal itulah yang dialami Raya Harry Seto (8), seorang bocah asal Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan yang dirawat di RSUD Tangsel akibat gangguan infeksi saluran pernapasan.

Ibunda Raya, Bunga Cempaka Wangi, mengatakan, anaknya sudah dirawat di rumah sakit karena mengidap infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) sejak 3 hari.

Ironinya pembakaran sampah yang dilakukan berdekatan langsung RSUD Kota Tangerang Selatan yang semestinya steril dari seluruh kegiatan yang akan mengganggu kesehatan warga.

Baca Juga: Pesan Panji Gumilang untuk Santri Al Zaytun : Jangan Khawatir Anak-anakku, Nanti Syeikh Pulang Lagi

Bunga mengatakan, anaknya mengalami sesak napas dan batu-baguk sejak Jumat (28/7/2023) lalu. Namun, ketika bangun tidur siang, Raya pun mengalami pilek dan kesulitan bernapas.

"Hari Jumat minggu lalu, Raya pulang sekolah masih sehat dan aktif walau memang sudah ada batuk. Setelah dia bangun dari tidur siang sekitar pukul 15.00 WIB, dia sedikit pilek. Jadi agak sulit bernapas," ujarnya, Rabu (2/8/2023).

Awalnya Bunga hanya mengira Raya hanya mengalami sakit batuk biasa, sehingga hanya diberi obat dan balsam saja. Namun, ternyata, Raya semakin kesulitan bernapas sehingga dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga: KKOP Lanud Soewondo Ditarik, Wali Kota Bobby Nasution Segera Keluarkan Izin Menara Masjid Agung di Medan

"Pas kami cek, ada cekukan di dada dan napas makin cepat, langsung kita bawa ke IGD RS Eka Hospital. Kemudian, dilakukan pengecekan darah dan rontgen toraks. Raya lalu dinyatakan mengidap ISPA," tukasnya.

Menindaklanjuti hal itu, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengaku, pihaknya turut prihatin atas keluhan warganya tersebut.

Menurutnya, sejak seminggu terakhir dinas terkait dan OPD telah melakukan tindakan tegas untuk mencegah pembakaran sampah di wilayah tersebut.

Pihaknya telah melakukan penghentian pembakaran sampah yang ada.

Baca Juga: KKOP Lanud Soewondo Ditarik, Wali Kota Bobby Nasution Segera Keluarkan Izin Menara Masjid Agung di Medan

"Pembakaran sampah atau puingnya sudah disetop dari kemarin-kemarin, bersama DLH, Satpol PP, Dinkes. Bahkan dari Polsek juga," pungkas Benyamin.

Benyamin berjanji, Pemkot Tangerang Selatan akan melakukan pengawasan di lokasi pembakaran sampah tersebut. Hal itu dilakukan agar tidak ada lagi kegiatan pembakaran sampah.

"Dilakukan  monitoring dan pengawasan oleh seksi Tramtib kecamatan setempat," kata dia. ***