POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali menggelar kegiatan keagamaan berskala besar melalui Tabligh Akbar Harmony Fest sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-17.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al-I'tishom, Puspemkot Tangsel, Rabu (3/12/2025), dan berisi ratusan jemaah dari berbagai majelis taklim.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menyampaikan bahwa Tabligh Akbar sudah menjadi tradisi tahunan sebagai bentuk rasa terima kasih pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga: Kapolres Karawang Ikut Peringati Hakordia 2025 di Pemda

Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan identitas Kota Tangsel yang menjunjung prinsip Cerdas, Modern, dan Religius.

“Gelaran ini adalah simbol terima kasih kita. Ini menjadi salah satu penutup rangkaian Milad Tangsel tahun ini, khususnya dari sisi kegiatan keagamaan,” ujar Pilar, dikutip pojoksatu.id dari tangerangselatankota.go.id 

Dalam kesempatan tersebut, Pilar juga mengajak seluruh jemaah mendoakan warga yang tengah menghadapi musibah, termasuk korban banjir di wilayah Sumatera.

Baca Juga: Profesionalisme Guru Tinggi, Profesionalisme Pengelolaan TPG Masih Rendah, Sampai Kapan?

Ia menekankan pentingnya menjaga empati dan kepedulian antarwarga, terutama ketika saudara di daerah lain sedang ditimpa cobaan.

“Kita tidak boleh menutup mata terhadap musibah yang terjadi di luar daerah kita. Solidaritas dan rasa saling memperkuat adalah karakter masyarakat religius yang ingin terus kita bangun,” tegasnya, dikutip pojoksatu.id dari tangeranselatankota.go.id 

Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran tokoh agama, perangkat daerah, serta ratusan warga.

Baca Juga: Bencana Menggila! DPR di Bawah Puan Dinilai Tidak Niat dalam Evaluasi Tambang

Momentum ini juga diisi penyerahan santunan kepada 350 anak yatim dari 11 rumah yatim yang ada di Tangsel. Kegiatan ditutup dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Muhammad Assad.

Pilar berharap kegiatan keagamaan seperti ini semakin mempererat hubungan masyarakat Tangsel sekaligus memperkuat nilai kebersamaan yang menjadi fondasi pembangunan kota.***