POJOKSATU.id - Wali Kota Taangerang Selatan Benyamin Davnie disebut harus mengawasi kinerja Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Tangsel.

dalam proyek revitalisasi trotoar di Ciater, Serpong, senilai Rp 7,1 miliar.

“Kalau ini memang diawasi. Disesuaikan dengan daerah lain (anggarannya).

Baca Juga: Peneror 2 Sekolah Internasional di Tangsel Minta Tebusan USD 30 Ribu

Sifatnya proporsional,” ujar Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (8/10/2025).

Trubus menekankan evaluasi kinerja dinas terkait menjadi kunci agar anggaran pembangunan publik tidak disalahgunakan dan proyek revitalisasi tepat sasaran.

"Memang harus melakukan evaluasi, kemudian ditinjau kembali kira-kirasudah tepat atau belum (revitalisasi)," kata Trubus. Sejumlah warga Ciater sebelumnya mempertanyakan urgensi proyek ini.

Baca Juga: Mobil Kapolres Kuansing di Riau Dilempari Batu Buntut Berantas Aktivitas Tambang Emas Ilegal

Lintang (34), warga sekitar, mengatakan trotoar lama masih layak digunakan.

“Kalau untuk diganti sih sayang buang-buang anggaran karena cuma 1 km, Rp 7 miliar,” ujarnya.

Pedagang di sekitar lokasi, A’ang (45) menambahkan, anggaran itu sebaiknya bisa dialokasikan untuk kebutuhan masyarakat lain, seperti kesehatan.

Baca Juga: DINI HARI MALAM INI, Ini Jadwal dan Cara Nonton Indonesia vs Arab Saudi, Kick Off 00.15 WIB, Siaran Langsung Tayang Dimana?

“Mungkin buat yang lain lah, kan bisa buat masyarakat juga.

Kaya buat kesehatan karena itu kan memang penting juga,” ucap A’ang.

Pemerintah klaim demi kenyamanan Sebelumnya.

 

Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi.

Tangsel menyebut proyek revitalisasi trotoar di Ciater dikerjakan sepanjang sekitar 1 kilometer dengan anggaran Rp 7 miliar.

Namun, kemudian direvisi menjadi 2,1 kilometer dengan anggaran Rp 7,1 miliar.

Baca Juga: Gelar RUPS, Wali Kota Tangsel Tetapkan Komisaris Perseroda PITS Baru

“Trotoar lama menggunakan keramik yang mudah pecah dan sulit didapat. Sekarang diganti batu alam agar lebih tahan lama dan seragam,” ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (3/10/2025).

Ia menambahkan, trotoar baru akan dilengkapi guiding block untuk disabilitas, bollard, bangku taman, dan lampu penerangan.

“Bollard dan bangku yang sebelumnya dari besi kami ganti karena sering hilang. Nanti pakainya bahan batu agar lebih awet,” katanya.***