POJOKSATU.id - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan resmi menutup gelaran Grand Final Duta Anti Narkoba Tingkat Kota Tangsel yang berlangsung di Serpong, Jumat (14/11/2025).

Acara ini menjadi penutup rangkaian panjang seleksi dan pembekalan yang melibatkan puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Tangsel.

Dalam sambutannya, Pilar menegaskan bahwa ajang tahunan ini memiliki peran strategis dalam memperkuat peran generasi muda sebagai motor penggerak perang melawan narkotika.

Baca Juga: PLN Pastikan Alokasi Subsidi Listrik bagi Golongan Sosial dan UMKM Tak Berubah Tahun Ini, Bayar dengan Harga Terjangkau

Menurutnya, para pemuda merupakan kelompok paling rentan sekaligus memiliki peran signifikan dalam membangun kesadaran kolektif mengenai bahaya narkoba.

“Anak-anak muda Tangsel harus menjadi garda terdepan dalam menolak narkoba.

Melalui ajang ini, kami ingin melahirkan role model yang mampu menginspirasi teman sebayanya untuk hidup sehat dan produktif,” ujar Pilar.

Baca Juga: 7 Fakta Tragedi Bullying Siswa SMPN Tangsel yang Meninggal Setelah Dirawat

Ia menambahkan, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum.

Diperlukan partisipasi aktif generasi muda untuk membentuk lingkungan sosial yang kuat dan bebas dari pengaruh narkoba.

Keberadaan Duta Anti Narkoba diharapkan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan secara lebih relevan dan efektif.

Baca Juga: DPC GMNI Kabupaten Serang Tegas Tolak Pemberian Gelar Pahlawan kepada Soeharto

“Kita ingin Tangsel menjadi kota yang aman dan bersih dari narkoba. Karenanya, gerakan ini tidak boleh berhenti hanya pada kompetisi.

Para duta harus terus bergerak, menyebarkan energi positif, dan mengajak lebih banyak anak muda terlibat,” jelasnya.

Grand Final Duta Anti Narkoba 2025 merupakan puncak dari serangkaian kegiatan seleksi ketat.

Para finalis telah melalui berbagai sesi pembekalan, mulai dari pelatihan komunikasi publik, materi edukasi tentang bahaya narkoba, hingga praktik kampanye lapangan yang mengajak masyarakat memahami risiko penyalahgunaan zat terlarang.

Melalui ajang ini, Pemerintah Kota Tangsel berharap dapat melahirkan figur-figur muda yang tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi yang baik

Baca Juga: Korban Bully di SMPN Tangsel Meninggal, Komisi X DPR Minta Dibentuk Tim Khusus Penanganan

Tetapi juga mampu membangun pengaruh positif di lingkungan masing-masing. Para duta nantinya akan menjadi mitra strategis pemerintah dan BNN dalam pelaksanaan program edukasi dan sosialisasi pencegahan narkoba.

Dengan keterlibatan generasi muda yang lebih aktif, Pemkot Tangsel optimistis bahwa upaya menciptakan kota yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba dapat berjalan lebih efektif.

Pilar menegaskan bahwa semangat yang dibangun dalam kompetisi ini harus terus dilanjutkan sebagai gerakan nyata di tengah masyarakat.

Baca Juga: Sempat Mendapat Perawatan Selama Sepekan, Siswa SMPN Tangsel Korban Perundungan Meninggal

Penutupan ajang ini sekaligus menjadi pengingat bahwa bahaya narkotika masih mengintai generasi muda.

Karena itu, kolaborasi pemerintah, aparat, dan masyarakat terutama anak muda dianggap sebagai kunci untuk menjaga Tangsel tetap menjadi kota yang sehat dan produktif bagi seluruh warganya.***