POJOKSATU.id - Penutupan Jalan Ki Hajar Dewantara di Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, resmi ditunda.

Keputusan ini diambil usai evaluasi yang dilakukan Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi bersama Polres Tangsel, Koramil Ciputat dan unsur Forkopimda lainnya, Sabtu 22 Juli 2023 kemarin.

Penundaan penutupan jalan akibat imbas peninggian jembatan Kali Ciputat ditunda lantaran pihak Pemkot Tangerang Selatan belum lakukan simulasi lalu lintas.

Baca Juga: Penjelasan Polsek Pamulang soal Toko Kacamata 'Dibersihkan' 2 Maling sampai tak Bersisa

Untuk itu, Dinas Perhubungan akan melakukan simulasi rekayasa lalu lintas untuk menentukan jalan alternatif agar masyarakat tidak terjebak kemacetan.

Kepastian itu disampaikan Kabid Bina Marga Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan, Ahmad Fattuloh saat dikonfirmasi, Minggu 22 Juli 2023.

“Nanti Hari Selasa (25/7/2023) akan dilakukan simulasi arus lalu lintas," kata dia.

Baca Juga: Ciuman di Panggung untuk Protes Anti LGBT, Konser Band The 1975 di Malaysia Dibatalkan, di Indonesia Terancam?

Selain simulasi rekayasa lalu lintas, juga akan dilakukan pemilahan kendaraan.

"Dan akan memilah jenis kendaraan yang masuk pada jalur alternatif,” jelasnya.

Menurut Ahmad, simulasi itu akan menentukan rute alternatif saat proyek peninggian jembatan di Kali Ciputat dilakukan.

Baca Juga: 'Tamparan Kedua' Buat Bupati Purwakarta, Usai Anne Bernyanyi Kejari Menetapkan Anak Buahnya Jadi Tersangka

Sehingga sudah bisa ditentukan jalur alternatif dan pemasangan rambu selama proyek pengerjaan berlangsung selama 4 bulan.

"Hasil evaluasi nantinya akan disepakati seperti perlunya dibuat rambu pada jalur-jalur alternatif yang akan dilewati pengendara," imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan, Saidun.

Baca Juga: Ruwet Indah

Saidun menyebut penutupan jalan penghubung wilayah Ciputat dan Bintaro ini merupakan hasil kesepakatan bersama.

"Melihat kesiapan jalan alternatif yang sempit, khawatir masuk kendaraan besar sehingga perlu dilakukan simulasi yang sifatnya pasti," jelasnya.

Pihaknya berharap, setelah simulasi rekayasa lalu lintas nanti, bisa didapatkan rute alternatif yang pasti.

Baca Juga: Usai Bertemu Prabowo di Kertanegara, Budiman Sudjatmiko Disebut Sangat Layak Jadi Cawapres

"Untuk itu pada Selasa lusa, nanti petugas Dishub dan kepolisian akan memilah kendaraan memasuki jalur alternatif,” kata Saidun.***

Reporter: Fandi Permana