POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat menangani tumpukan sampah yang muncul di sejumlah titik wilayah kota.

Beberapa lokasi yang menjadi perhatian di antaranya area bawah flyover Ciputat serta sekitar Puskesmas Serpong.

Langkah sigap ini dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kenyamanan warga tetap terjaga.

Baca Juga: Indonesia–Rusia Resmi Saling Akui Gelar Akademik, Lulusan S1 hingga S3 Tak Perlu Lagi Penyetaraan

Sebagai penanganan awal, Pemkot Tangsel menutup tumpukan sampah menggunakan terpal dan melakukan penyemprotan secara rutin.

Upaya tersebut ditujukan untuk meminimalisir bau tidak sedap yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Bani Khosyatullah, menjelaskan bahwa tindakan tersebut bersifat sementara sambil memastikan proses pengangkutan dan pengelolaan sampah berjalan lebih optimal.

Baca Juga: Segera Cek KKS Lama 2016–2019! Diduga Masih Ada Saldo BLT Kesra Rp900 Ribu

Menurutnya, respons cepat di lapangan menjadi prioritas agar dampak lingkungan dapat ditekan.

"Penutupan dengan terpal dan penyemprotan ini kami lakukan agar dampak bau dapat ditekan, khususnya bagi warga di sekitar lokasi.

Ini adalah bagian dari penanganan cepat agar situasi tetap terkendali dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujarnya pada Minggu (14/12/2025), dikutip pojoksatu.id dari tangerangselatankota.go.id

Baca Juga: Segera Cek KKS Lama 2016–2019! Diduga Masih Ada Saldo BLT Kesra Rp900 Ribu

Bani menambahkan, cairan yang digunakan dalam proses penyemprotan merupakan bahan ramah lingkungan. Selain berfungsi menekan aroma tidak sedap, cairan tersebut juga membantu menjaga kebersihan area sekitar tumpukan sampah.

Petugas kebersihan pun disiagakan untuk melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan kondisi tetap terkendali.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat. Oleh karena itu, langkah-langkah teknis di lapangan terus kami perkuat, baik dari sisi pengangkutan, pengendalian bau, hingga penataan lokasi agar lebih tertib dan aman,” jelasnya.

Selain penanganan di titik-titik penumpukan, Pemkot Tangsel juga terus melakukan pembenahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

Sejumlah langkah telah dijalankan, mulai dari penataan Landfill 3 dengan metode terasering di anak kali Cirompang untuk mencegah longsor, hingga pembangunan beronjong pengaman.

Baca Juga: Mulai 2026 PIP Menjangkau Siswa TK, Ini Besaran Bantuan, Cara Daftar, dan Mekanisme Pencairannya

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga membuka akses jalan menuju landfill 4 serta melakukan pembebasan lahan yang akan dimanfaatkan sebagai Material Recovery Facility (MRF) untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih terpadu.

“Kami mohon dukungan masyarakat. Dengan kolaborasi bersama, persoalan sampah ini bisa kita atasi secara bertahap dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pemkot Tangsel menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengelolaan sampah, baik melalui langkah jangka pendek di lapangan maupun pembenahan sistem pengelolaan lingkungan secara menyeluruh demi keberlanjutan kota.***