POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus tancap gas dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sepanjang tahun 2025.
Melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK), berbagai program strategis dikerjakan serempak untuk meningkatkan kualitas sarana publik.
Mengurangi titik banjir, dan menciptakan mobilitas yang lebih nyaman bagi warga.
Kepala Dinas SDABMBK, Robbi Cahyadi, menegaskan bahwa percepatan pembangunan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan langkah konkret untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang.
Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah pelebaran Jalan Rawa Buntu di Kecamatan Serpong, yang selama ini menjadi titik kemacetan akibat volume kendaraan tinggi.
Robbi menjelaskan bahwa peningkatan jalan yang dilakukan tahun ini mengutamakan standar konstruksi yang lebih kuat dan tahan lama.
Baca Juga: Kabar Besar untuk PPPK! BKN Tegaskan Tugas Belajar Tak Wajib Mundur, Kontrak Tetap Jalan!
Pemerintah menggunakan kombinasi hotmix dan rigid beton untuk memastikan umur layanan perkerasan lebih panjang dan mampu menahan beban lalu lintas yang terus meningkat.
Tak hanya fokus pada jaringan jalan, Pemkot Tangsel juga memperkuat sistem pengendalian banjir dengan agenda pembangunan yang lebih besar.
Tahun 2025 ditargetkan berdiri 30 rumah pompa, penambahan long storage, serta revitalisasi turap dan pintu air di berbagai titik rawan banjir.
Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, sebanyak 200 personel Satgas Banjir diterjunkan lengkap dengan alat berat seperti long arm, excavator amphibi, hingga pompa portable.
Langkah berikutnya adalah penataan ruang publik melalui pembangunan trotoar di 10 ruas jalan, termasuk kawasan Graha Raya Bintaro, Melati Mas, hingga Pamulang Permai.
Revitalisasi pedestrian di Jalan Ciater Raya juga dilakukan untuk menghadirkan jalur yang lebih aman dan ramah pejalan kaki.
Penanganan banjir turut difokuskan pada 38 titik rawan di sepanjang aliran anak Kali Angke, termasuk wilayah Kali Cibenda Hilir, Kali Ciputat, dan Kali Ciater Hilir.
Pemerintah menegaskan bahwa upaya fisik tidak akan efektif tanpa peran serta masyarakat.
Baca Juga: Gaji PNS Lombok Tengah Ditunda! Ribuan ASN Panik, Ini Penyebab Aslinya
Dalam imbaunya, Robbi meminta warga menjaga kebersihan, tidak membuang sampah ke sungai, serta menghormati aturan bangunan di sempadan sungai.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur sangat ditentukan oleh kesadaran kolektif.
“Di usia Tangsel ke-17, mari kita jadikan momentum ini untuk semakin peduli terhadap lingkungan dan fasilitas kota. Semua infrastruktur ini dibangun untuk kepentingan bersama,” ujar Robbi, dikutip pojoksatu.id dari tangerangselatan.go.id.***
