POJOKSATU.id -Pemkot Tangerang terus mempercepat upaya penertiban kabel semrawut yang selama ini menjadi keluhan warga..

Sejumlah titik telah dipetakan, dan dalam waktu dekat penindakan akan difokuskan pada kabel crossing,

Yaitu kabel utilitas yang melintang menyebrangi badan jalan dan kerap membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga: Rekomendasi Pantai Terindah di Indonesia yang Wajib Masuk Bucket List 2025!

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang.

Taufik Syahzaeni, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menyusun perencanaan teknis terkait penataan ulang sistem utilitas.

Langkah itu mencakup relokasi jaringan kabel udara ke bawah tanah secara bertahap.

Baca Juga: Resmi! Perpres 79/2025 Naikkan Gaji ASN & Pensiunan, Tapi Taspen Ingatkan Hal Ini

“Penerapan sudah mulai dilakukan di Jalan Raya Lio Baru, dan akan diperluas ke wilayah lain.

Prosesnya bertahap, tetapi arahnya jelas seluruh jaringan utilitas ke depan harus lebih rapi dan aman,” ujar Taufik, Selasa (5/10/2025).

Ia menambahkan, penanganan kabel semrawut tidak bisa berjalan optimal tanpa kolaborasi banyak pihak.

Baca Juga: Resmi Dibuka! Pendaftaran Magang Nasional Kemnaker Batch 2 Diserbu Ribuan Pendaftar Sejak Pagi

Karena itu, Pemkot Tangerang melalui Satgas Terpadu Utilitas akan memperkuat koordinasi dengan perangkat wilayah, sekaligus menggandeng penyedia utilitas seperti listrik, telepon, dan operator fiber optik.

Selain mengganggu estetika kota, kabel yang menjuntai dan tidak teratur dinilai berpotensi menyebabkan kecelakaan hingga gangguan layanan.

Dengan relokasi kabel ke bawah tanah, Pemkot Tangerang berharap tata kota lebih tertata, aman, dan mendukung kenyamanan masyarakat.

Upaya penertiban ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Pemkot Tangerang dalam menciptakan ruang kota yang lebih modern dan bebas dari konflik jaringan utilitas di masa depan.

1. Pengelolaan utilitas tersebut akan dilakukan BUMD

Taufik mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Perseroan Terbatas (PT) Tangerang Nusantara Global.

Baca Juga: Kemenkum Banten Kawal Penyusunan Raperwal Retribusi Tangsel

Sedang mengkaji peluang bisnis berkelanjutan yang bisa dikembangkan dari program penataan sistem utilitas di Kota Tangerang.

Pemkot Tangerang menilai rencana tersebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan optimaliasi ase daerah dalam jangka panjang.

”Kami juga sedang mengkaji peluang bisnis yang sangat potensial dari program sistem utilitas karena sejauh ini sudah ada.

Baca Juga: Jakarta Macet Parah, Ribuan Buruh Padati Senayan, Polisi Kerahkan 1.400 Personel Kawal Aksi Damai di DPR

Beberapa pihak ketiga yang ingin menginvestasikan untuk melakukan penyediaan sistem utilitas bersama,” kata dia.

2. Pemkot Tangerang minta partisipasi masyarakat dalam merapikan kabel-kabel semrawut

Selain itu, pihaknya mengajak partisipasi masyarakat dalam menertibkan dan merapikan kabel-kabel semrawut itu dengan.

Memberikan laporan kepada Satgas Penertiban Utilitas maupun dinas terkait sehingga potensi bahaya yang ditimbulkan jaringan kabel semrawut bisa segera ditertibkan.

Baca Juga: Kenapa Info GTK Sering Down Saat Jadwal Cair TPG? Ini Penjelasan Teknis yang Jarang Dibahas!

”Kami juga sedang membangun komunikasi dengan kewilayahan, baik kecamatan maupun kelurahan untuk mulai menginventarisir.

Sejumlah titik lokasi kabel semrawut yang bisa ditertibkan misalnya jaringan kabel udara yang crossing jalan bisa segera ditertibkan,” tambahnya***