POJOKSATU.id - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali menghadirkan program.
Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Program tersebut digelar di Halaman Gereja Bersama Citra Raya, Kecamatan Panongan, Selasa (23/12/2025).
Baca Juga: Ridwan Kamil Minta Maaf pada Istrinya Atalia Praratya, Banyak Khilaf dan Dosa 29 Tahun Menikah
Sekaligus menjadi momentum penyaluran secara simbolis sebanyak 1.000 paket sembako murah kepada warga.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Natal dan Tahun Baru.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali melaksanakan program Gerakan Pangan Murah.
Baca Juga: Belum Ada Titik Temu, Ini Perbandingan Usulan UMK dan UMSK Depok 2026 dari Pemerintah hingga Buruh
Hari ini ada sekitar 1.000 orang yang menerima manfaat. Mudah-mudahan program ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan pangan,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia menambahkan, program GPM bukan kegiatan yang bersifat insidental, melainkan telah dilaksanakan secara berkala.
Ke depan, Pemkab Tangerang akan terus mengupayakan agar program ini dapat digelar lebih rutin dan menjangkau lebih banyak warga, menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini Rekam Jejak Lengkap Perjalanan Panjangnya KH Ma’ruf Amin
“InsyaAllah ke depan kita akan terus berupaya agar program ini bisa berjalan lebih rutin, sehingga manfaatnya bisa menjangkau masyarakat lebih luas lagi,” tambahnya, dikutip pojoksatu.id dari pemkabtangerang.go.id
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga mengimbau masyarakat agar merayakan Natal dan Tahun Baru dengan sederhana serta menghindari kegiatan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan Natal dan Tahun Baru dengan doa dan kebersamaan, tanpa petasan atau aktivitas berbahaya lainnya.
Keamanan dan kenyamanan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, menjelaskan bahwa total 1.000 paket sembako disalurkan dalam kegiatan GPM kali ini.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Rusak Ruang Kelas, Pemkab Bogor Segera Tangani SDN Ciketug
“Setiap paket berisi beras premium 4 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 2 kilogram.
Paket sembako dengan harga normal sekitar Rp135.200 ini dapat ditebus masyarakat hanya dengan Rp59.200, sementara selisih harga sebesar Rp76.000 disubsidi oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang,” jelas Resmiyati.
Ia berharap program tersebut dapat membantu masyarakat menghadapi kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Royal Baroe Bersolek, Serang Fair On The Street Siap Digelar 26 Desember
Apresiasi juga disampaikan Pendeta Samuel dari GKI Citra Raya. Ia mengungkapkan rasa syukur atas perhatian Pemkab Tangerang kepada jemaat dan masyarakat sekitar.
“Kami sangat bersyukur atas program sembako murah ini. Bantuan ini sangat berarti bagi jemaat dalam menyambut Natal.
Terima kasih kepada Bupati Tangerang dan jajaran Pemkab Tangerang atas kepedulian dan dukungannya,” ungkapnya.
Baca Juga: Strategi Jitu PMI Depok Maksimalkan Layanan dan Kepercayaan Publik di 2026
Hal senada disampaikan Edi Sianturi, salah satu jemaat penerima manfaat. Menurutnya, harga sembako yang terjangkau sangat membantu keluarganya dalam menyambut hari raya.
“Kami bersyukur dan berterima kasih atas sembako murah ini. Bantuan ini sangat membantu kami saat merayakan Natal dan tahun baru dengan penuh sukacita,” ucapnya.***
