POJOKSATU.id - Upaya mencari solusi damai atas polemik penggunaan jalur Right of Way (ROW) pipa gas Pertamina di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. mencapai babak baru.

Mediasi tersebut dipimpin langsung oleh Mahludin Sicha, calon Ketua KONI Tangerang Selatan, pada Selasa (11/11/2025) di Café Piro, Pamulang.

Pertemuan ini dihadiri oleh Aliansi Pemuda Pamulang Permai (APPP) dan Pamulang Woodball Club (PWBC).

Baca Juga: Hamka Hamdaru Resmi Ambil Formulir Caketum KONI Tangsel 2026–2030, Didukung Mayoritas Cabor

Dari pihak APPP hadir Koordinator Mario Karauwan bersama timnya, sementara dari pihak PWBC turut hadir AKBP (Purn) Ngisa Asngari, S.H., selaku Ketua klub.

Isu penggunaan jalur pipa gas tersebut mencuat setelah aktivitas latihan woodball di atas lahan ROW Pertamina memicu kekhawatiran warga Pamulang Permai.

Warga menilai, penggunaan jalur tersebut berpotensi menimbulkan risiko keamanan dan dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Baca Juga: Rona Films Asal Ciputat Masuk Nominasi Film Terbaik di Festival Film Banten 2025


Solusi APPP: Kepatuhan dan Kompromi Terbatas

Dalam forum mediasi, APPP menegaskan bahwa keselamatan publik dan kepatuhan terhadap regulasi adalah prioritas utama.

Meski demikian, APPP tetap membuka ruang kompromi agar kegiatan olahraga, terutama woodball yang telah melahirkan atlet berprestasi, bisa tetap berlangsung dalam batas aman.

Tiga poin utama yang ditawarkan APPP sebagai solusi adalah:

Baca Juga: Negara Rugi Miliaran Rupiah, Perumda Pembangunan Sarana Jaya Diadukan ke DPRD DKI Jakarta

  1. Penggunaan Jalur Gas Hanya untuk Kegiatan Non-Komersial

    APPP membuka ruang diskusi di forum RT/RW agar jalur pipa gas dapat digunakan secara terbatas untuk kegiatan olahraga non-komersial tanpa adanya bangunan permanen.

    Penggunaan tersebut wajib memperoleh izin khusus dari Pertamina Gas dan diawasi ketat demi keselamatan.

  2. Penertiban Bangunan Permanen di ROW

    APPP menuntut pemerintah dan pihak berwenang untuk menertibkan seluruh bangunan permanen, tempat usaha.

    Maupun tempat tinggal yang berdiri di atas jalur pipa gas.

    Baca Juga: Mendadak Puluhan Karangan Bunga untuk Menkeu Purbaya dari Food Tray, Gunakan Produk Lokal untuk MBG
  3. Koordinasi Lintas RW dan RT untuk Konsensus Bersama

    APPP meminta Ketua RW 010 (Suhendar Wijaya) dan Ketua RT 001/10 (Edi Untung Purnomo).

    Untuk mengundang seluruh RW dan RT terkait guna menyusun kesepakatan bersama tentang penggunaan ROW.

    Hasil pertemuan diharapkan dituangkan dalam berita acara resmi sebagai dasar kesepakatan warga.

    Baca Juga: Motivasi Skuat PSMS Bertambah usai Kembalinya Kas Hartadi dari Skorsing Empat Laga, Siap Balas Kekalahan di Markas Persekat Tegal


Apresiasi dari Calon Ketua KONI Tangsel

Mahludin Sicha memberikan apresiasi terhadap langkah APPP yang dinilai bijak, konstruktif, dan solutif.

Ia menilai bahwa inisiatif tersebut tidak hanya menjaga keselamatan warga, tetapi juga memberi ruang bagi keberlanjutan pembinaan olahraga, khususnya cabang woodball.

“Saya mengapresiasi sikap APPP yang tetap memikirkan masa depan atlet. Harapannya, sinergi antara pemuda Pamulang. 

Baca Juga: Menteri Lingkungan Hidup Tegas Tujuan Mempercepat Perubahan Iklim dalam COP30

Permai dan pengurus Woodball dapat terus terjalin agar pembinaan atlet tetap berjalan di lokasi tersebut secara aman dan kondusif,” ujar Mahludin.

Mahludin juga menambahkan bahwa proses mediasi ini adalah bukti bahwa dialog terbuka antarwarga.

Komunitas olahraga, dan tokoh masyarakat bisa menjadi solusi efektif dalam menyelesaikan persoalan sosial tanpa konflik berkepanjangan.

Di akhir pertemuan, APPP menegaskan akan terus mengawal tindak lanjut hasil mediasi serta meminta Pertamina Gas agar segera menentukan sikap resmi sesuai dengan solusi yang disepakati.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan zona aman, tertib, dan harmonis di wilayah Pamulang Permai.***