POJOKSATU.id - Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh tim riset KIRobo Moonzher dari SMA Negeri 2 Tangerang Selatan.

Pada ajang 7th International Science and Invention Fair (ISIF) 2025 yang berlangsung di Bali, para siswa berbakat ini berhasil menempatkan nama sekolah mereka di jajaran peraih penghargaan tertinggi.

Di bawah arahan pembina Ardian Febriansyah Putra, S.Pd., M.Pd., tim tersebut pulang dengan koleksi empat medali emas dari berbagai kategori lomba.

Baca Juga: Belanja Seret, Pemkot Serang Putar Otak, RAPBD 2026 Diramu Ulang dengan 5 Jurus Penghematan

Kesuksesan mereka tidak berhenti pada medali semata. Inovasi yang dibawa para peserta dari SMAN 2 Tangsel juga menarik perhatian institusi internasional, membuat karya mereka diakui pada tingkat global.

Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan riset siswa Indonesia tak kalah bersaing dengan peserta dari luar negeri.

Salah satu tim yang menyumbang kebanggaan adalah Tim B dengan proyek “Cocograin”.

Baca Juga: Cuaca Buruk dan Status Awas Semeru, 137 Pendaki Dilarang Turun dari Ranu Kumbolo Malam Ini!

Mereka berhasil meraih Special Award bertajuk “Outstanding Dedication and Commitment” dari Malaysia Innovation, Invention and Creativity Association (MIICA).

Penghargaan ini diberikan kepada peserta yang tidak hanya berhasil membuat inovasi, tetapi juga menunjukkan ketekunan luar biasa dalam proses risetnya.

Tidak kalah membanggakan, Tim A yang mengusung inovasi “Ion Pure SAF” juga berhasil menorehkan prestasi prestisius.

Baca Juga: Aset Tak Kunjung Diserahkan, Pemkot Serang Seperti Dibiarkan Menunggu Tanpa Kepastian

Mereka diganjar Grand Award berupa kesempatan mengikuti ajang 2nd World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026 di Malaysia secara penuh biaya.

Penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) sebagai bentuk apresiasi atas kualitas karya yang dinilai inovatif dan memiliki nilai keberlanjutan tinggi.

Kepala SMAN 2 Tangerang Selatan, Dr. Abu Yazid, S.Ag., M.Pd., menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian siswanya.

Menurutnya, prestasi ini membuktikan bahwa budaya riset di sekolah semakin berkembang dan memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik.

Ia menegaskan bahwa hasil tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga besar SMAN 2 Tangsel, tetapi juga membawa nama baik Kota Tangerang Selatan dan Indonesia di kancah internasional.

Baca Juga: 33 Sekolah Kedinasan Non Ikatan Dinas, Lulusan Tidak Otomatis Jadi PNS, Tapi Pintu Karier Ini Terbuka Lebar

“Anak-anak ini telah membuktikan bahwa kerja keras disertai kreativitas bisa membawa mereka ke panggung dunia,” ujarnya. Dilansir pojoksatu.id dari media.TangselLife dan Tangsel.life

Dengan raihan ini, tim KIRobo Moonzher kini menatap tantangan yang lebih besar. Mereka mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti WICE 2026 di Malaysia.

Kesempatan tersebut menjadi motivasi baru bagi para siswa untuk terus mengembangkan riset yang lebih inovatif dan mampu bersaing di ajang internasional berikutnya.***