POJOKSATU.id -Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti Aula Kantor Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Minggu (9/11) malam.
Ratusan warga bersama tokoh masyarakat, alim ulama, dan perwakilan RT/RW berkumpul merayakan Hari Jadi ke-131 Kelurahan Pondok Benda.
Puncak perayaan ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan persatuan warga.
Baca Juga: Bahlil Girang! Investasi 2,5 Triliun untuk Bioetanol, Apa yang Dilihat Toyota di Lampung?
Prosesi pemotongan dilakukan oleh Tata Surya, Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Pondok Benda (FKMPB) yang juga mewakili tokoh masyarakat setempat.
Lurah Pondok Benda, Udin Sa’ad, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat warga yang terus menjaga nilai gotong royong dan kebersamaan di tengah perubahan zaman.
“Perayaan ini bukan sekadar acara seremonial, tapi momentum untuk mengenang sejarah panjang Pondok Benda sekaligus meneguhkan.
Baca Juga: Bahlil Girang! Investasi 2,5 Triliun untuk Bioetanol, Apa yang Dilihat Toyota di Lampung?
Komitmen kita dalam membangun lingkungan yang maju, aman, dan sejahtera,” ujar Udin.
Ia menambahkan, usia 131 tahun merupakan perjalanan panjang yang harus dijadikan refleksi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Memperkuat pembangunan lingkungan, dan menjaga persatuan di tengah masyarakat yang semakin dinamis.
Baca Juga: Rombongan Wisata Makan Tanpa Bayar, Pemilik Biro Travel Boyolali Akhirnya Ditangkap Polisi
“Semoga di usia ke-131 ini, Pondok Benda semakin maju, masyarakatnya makin sejahtera, dan nilai-nilai gotong royong tetap menjadi kekuatan utama kita,” imbuhnya.
Sementara itu, Tata Surya menuturkan bahwa perayaan ini menjadi tonggak sejarah penting bagi masyarakat Pondok Benda.
Ia menyebut, momen ini menjadi simbol kebangkitan semangat warga untuk terus bersatu dan berkontribusi dalam pembangunan wilayah.
“Ini pertama kalinya setelah lebih dari satu abad Pondok Benda memperingati hari jadinya.
Semoga ini menjadi titik awal bagi kita semua untuk lebih aktif membangun serta mempererat persaudaraan antarwarga,” ungkap Tata.
Baca Juga: Posyandu di Tangsel Jadi Lokasi Penilaian Tim Provinsi Banten, Fokus pada 6 Layanan SPM
Acara peringatan juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat.
Doa dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang Pondok Benda sekaligus harapan agar wilayah tersebut senantiasa diberkahi kemajuan dan kedamaian.
Warga yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Beberapa ketua RT dan RW menilai kegiatan ini.
Baca Juga: Akibat Diduga Jadi Korban Bullying, Siswa SMP Alami Sakit Parah
Menjadi wadah penting untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap kelurahan.
“Acara seperti ini bisa mempererat hubungan antarwarga. Kita jadi makin kompak dan merasa bangga jadi bagian dari Pondok Benda,” ujar salah satu ketua RT yang hadir.
Dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan, masyarakat Pondok Benda bertekad menjadikan usia ke-131 ini sebagai langkah baru menuju lingkungan yang lebih maju, bersih, dan harmonis.***

