POJOKSATU.id - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kota Tangerang Selatan pada 2025 akan berlangsung dengan nuansa yang jauh lebih hemat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah Kota Tangsel memutuskan untuk mengurangi rangkaian acara seremonial sebagai langkah penyesuaian kondisi keuangan daerah.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, memaparkan bahwa penyederhanaan perayaan dilakukan akibat turunnya pendapatan daerah secara signifikan.

Baca Juga: Angkat Gagasan “SUPERMAN”, Jurnalis Metro TV Faizal Nurathman Mantap Maju sebagai Kandidat Ketua IJTI Jawa Barat

Pemerintah pusat dan provinsi tercatat memangkas dana transfer ke Tangsel hingga mencapai Rp510 miliar.

Kondisi ini memaksa pemerintah melakukan koreksi anggaran agar roda pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan.

Benyamin menegaskan bahwa meski anggaran menyusut, sektor-sektor yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas utama

Baca Juga: UPDATE! Mulai Desember 2025, Pemerintah Perketat Aturan Hak Keuangan ASN, Ada 6 Kategori Tak Lagi Terima Gaji dan Tunjangan

. Pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, serta pendidikan tidak boleh terdampak oleh penghematan tersebut.

Karena itu, biaya untuk acara hiburan dan kegiatan seremoni hari jadi dikurangi secara drastis.

“Setiap kegiatan seremonial, termasuk rangkaian hari jadi, kita kurangi secara besar-besaran,” ujar Benyamin, dikutip pojoksatu dari Tangsel.Jawapos.com Senin (24/11).

Baca Juga: FAKTA RESMI! Klarifikasi Ombudsman RI Perwakilan Aceh Soal Isu PPPK di BPS Aceh Timur

Meski begitu, dirinya memastikan bahwa HUT kota tetap diperingati, namun dengan pendekatan yang lebih bermakna.

Pemerintah lebih memilih kegiatan yang benar-benar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar perayaan meriah.

Sejumlah acara bernuansa sosial telah disiapkan untuk menggantikan konsep perayaan besar.

Seperti selametan, santunan anak yatim, pengajian di sejumlah wilayah, bazar kebutuhan pokok, hingga program pernikahan massal bagi warga.

Seluruh kegiatan dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata.

Baca Juga: GEMPAR! SKANDAL PPPK Siluman Terbongkar, DPR Sebut Bukti SK Fiktif dan Permainan Kotor di Daerah, Ini Lengkapnya

Dengan format perayaan yang lebih efisien ini, Pemkot Tangsel berharap momentum ulang tahun ke-17 tetap menjadi ajang memperkuat kebersamaan tanpa membebani anggaran daerah.

Pemerintah menegaskan bahwa penghematan bukan berarti mengurangi makna perayaan, melainkan mengarahkannya pada kegiatan yang lebih berdampak bagi masyarakat.***