POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kota Tangsel untuk memperingati ulang tahun kota ke-17 pada Rabu (26/11/2025).

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimda, para legislator, tokoh masyarakat, akademisi, pemuka agama, hingga berbagai pemangku kepentingan yang turut berkontribusi bagi pembangunan kota.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menekankan bahwa momentum hari jadi bukan hanya seremonial.

Baca Juga: Haduh Baru Terungkap! Bandara IMIP Beroperasi Tanpa Bea Cukai dan Imigrasi, Ini Temuan Nyatanya

Melainkan ruang untuk menilai kembali arah pembangunan yang sudah ditempuh. Ia mengajak seluruh pihak melihat perjalanan Tangsel dari berbagai sisi kemajuan, tantangan, hingga peluang baru yang perlu dioptimalkan.

“Di usia ke-17 ini, mari kita kembali menelaah perjalanan kota. Apa yang sudah kita capai, apa yang masih harus diperbaiki, dan bagaimana kita menatap masa depan,” kata Benyamin, dikutip pojoksatu dari tangerangselatan.go.id 

Tema HUT ke-17, yaitu Bertumbuh, Berkarya, dan Berdigdaya, menjadi penegasan bahwa pembangunan Tangsel harus terus bergerak secara berkesinambungan, produktif, serta mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Baca Juga: Kok Bisa? Ketua Umum PBNU Dikudeta Pakai Surat yang Watermark-nya DRAFT


Capaian Ekonomi dan Investasi Meningkat

Sejumlah keberhasilan strategis turut dipaparkan. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren positif.

Meningkat dari 0,94 persen pada triwulan pertama menjadi 2,57 persen pada triwulan kedua tahun 2025.

Realisasi investasi juga melejit hingga Rp9,07 triliun pada triwulan ketiga, mengungguli capaian sepanjang tahun 2024.

Baca Juga: APBD Banten 2026 Disahkan, Gubernur Banten Tegaskan Anggaran Fokus Pelayanan Publik Dan Pembangunan


Indeks Pembangunan Manusia Teratas di Banten

Di bidang pembangunan manusia, Tangsel mencatat skor IPM 84,81 tetap menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten.

Tingkat Pengangguran Terbuka juga menurun dari 5,81 persen menjadi 5,09 persen.

Benyamin menjelaskan bahwa berbagai reformasi layanan perizinan, penguatan ekonomi lokal, dan perbaikan infrastruktur ikut mendorong capaian tersebut.


Layanan Publik Terus Diperluas

Untuk memperluas pemerataan layanan, Pemkot menjalankan revitalisasi sekolah, memberikan beasiswa bagi pelajar maupun mahasiswa, serta menghadirkan layanan kesehatan keliling Ngider Sehat Premium.

Program perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan, Jaga Salira, juga menjadi bagian dari penguatan kualitas pelayanan publik.


Fokus pada Infrastruktur dan Lingkungan

Pemkot Tangsel juga mempercepat pengembangan infrastruktur, antara lain penanganan titik banjir, pembangunan kolam retensi, penataan drainase, hingga program Tangsel Terang untuk penerangan jalan umum.

Baca Juga: Pemkot Tangerang Genjot Lulusan SMK Tembus Kerja ke Luar Negeri Lewat Program BKK

Perbaikan jalan lingkungan, pengelolaan sampah, serta pembangunan ruang publik dan sarana olahraga turut menjadi prioritas.


APBD Meningkat, Prestasi Mengalir

APBD 2025 tercatat meningkat menjadi Rp5,006 triliun atau naik 8,63 persen dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini menjadi modal penting untuk memperluas pembangunan di berbagai sektor.

Sepanjang tahun 2025, Tangsel berhasil meraih banyak penghargaan, mulai dari Opini WTP ke-13 kali berturut-turut, predikat Kota Peduli HAM, Kota Layak Anak kategori Utama, juara pertama penurunan stunting, hingga penghargaan inovasi digital dari BSSN.

Baca Juga: Pembinaan Pelajar Pancasila di Yonif 203 AK Tegaskan Tolak Tawuran

Benyamin menegaskan bahwa semua keberhasilan ini hanya bisa tercapai lewat kolaborasi berbagai pihak.

Ia mendorong semua unsur masyarakat menjaga kekompakan untuk mewujudkan Tangsel sebagai kota yang Cerdas, Modern, dan Religius (C-More).

“Kalau kita solid, Tangsel bisa makin tangguh dan mampu menunjukkan digdayanya lewat kerja nyata,” tutupnya penuh optimisme, dikutip pojoksatu dari tangerangselatan.go.id.***