POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali menegaskan fokusnya pada peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini dengan hadir dalam perhelatan.

Himpaudi Fest 2025 yang digelar Pengurus Daerah Himpaudi Tangsel di Markas Batalyon Arhanud, Serpong Utara, Minggu (30/11/2025).

Acara bertema “Guru Bahagia Anak Ceria Indonesia Juara” itu menjadi ajang penyemangat sekaligus ruang konsolidasi bagi para pendidik PAUD untuk terus meningkatkan kompetensi.

Baca Juga: Kang HES Wujudkan Rumah Layak untuk Keluarga Tukang Cilok

Pemerintah daerah menilai momentum ini sebagai langkah strategis memperkuat pondasi pendidikan dasar bagi generasi muda.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Deden Deni, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini bukan sekadar tahap awal, tetapi penentu arah perkembangan anak di jenjang berikutnya.

Ia menganalogikan PAUD sebagai pondasi utama yang bila dibangun kuat, maka bangunan pendidikan di atasnya akan kokoh.

Baca Juga: Kebakaran di RS Pengayoman Cipinang 11 Mobil Damkar Dikerahkan, Gudang Logistik Diduga Jadi Titik Awal Api

“Kalau pondasinya lemah, sehebat apa pun bangunan di atasnya tidak akan berdiri dengan baik,” ujarnya, dikutip pojoksatu.id dari tangerangselatankota.go.id

Deden juga menyoroti peran vital pendidik. Menurutnya, kurikulum ataupun fasilitas hanya menjadi pelengkap, sementara kualitas tenaga pendidik adalah faktor yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran PAUD.

“Guru adalah penentu utama. Kurikulum bisa saja bagus, fasilitas pun lengkap, tetapi tanpa guru yang kompeten, hasilnya tetap tidak maksimal,” tegasnya,  dikutip pojoksatu.id dari tangerangselatankota.go.id

Baca Juga: Meskipun Berstatus ASN, Kontrak PPPK Paruh Waktu Tetap Ditentukan Hasil Evaluasi Tahunan, Begini Penjelasannya

Untuk memperkuat peran guru PAUD, Pemkot Tangsel melalui Disdikbud mulai menyalurkan beasiswa khusus bagi pendidik yang belum bergelar sarjana.

Atau memiliki latar pendidikan yang tidak linear dengan bidang PAUD. Pada tahap pertama, sebanyak 71 guru menerima fasilitas tersebut.

Program ini diharapkan menciptakan peningkatan kemampuan guru secara berkesinambungan dan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran.

Ketua Himpaudi Tangsel, Muhammad Nurhadi, menambahkan bahwa gelaran Himpaudi Fest 2025 menjadi pijakan awal menuju pemerataan layanan pendidikan usia dini di seluruh daerah.

Ia berharap kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun dapat segera berjalan efektif agar seluruh anak usia dini memiliki kesempatan belajar.

Baca Juga: Bukan Hanya Guru! Tenaga Kependidikan dan Dosen PPPK Berpeluang Diangkat Jadi PNS, Ini Syaratnya

“Ke depan, jangan sampai ada anak usia dini yang tidak tersentuh pendidikan. Kita sedang mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045,” katanya,  dikutip pojoksatu.id dari tangerangselatankota.go.id

Gelaran Himpaudi Fest 2025 menjadi bukti kolaborasi kuat antara pemerintah, pendidik, dan organisasi profesi dalam mewujudkan pendidikan dasar yang kokoh di Kota Tangerang Selatan.***