POJOKSATU.id -Masih banyak warga yang beranggapan bahwa tugas pemadam kebakaran hanya masalah emisi api.
Padahal, di Tangerang Selatan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) memikul beragam tanggung jawab yang jauh lebih luas.
mulai dari penanganan bahan berbahaya hingga penyelamatan hewan yang masuk ke rumah warga.
Damkar Tangsel menjadi garda terdepan dalam berbagai kondisi darurat di masyarakat.
Selain merespons kebakaran, petugas juga dipanggil untuk membantu warga yang cincin tangannya tersangkut.
Mengevakuasi ular dari dapur, hingga menurunkan balon mainan yang terangkut di pohon tinggi.
Baca Juga: TPG Tak Stabil, Guru Mulai Hilang Rasa Aman Ekonomi di Tengah Tuntutan Mengajar
Dalam wawancara bersama Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Tangsel, Ahmad Dohiri, dijelaskan bahwa peran Damkar mengacu pada UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Tugas pokok Damkar mencakup empat hal penting: pencegahan dan pengendalian kebakaran, pemberdayaan masyarakat, investigasi pasca kebakaran, serta inspeksi proteksi kebakaran.
Menurut Dohiri, seluruh layanan Damkar bersifat gratis. Petugas tidak diperbolehkan melakukan pungutan apa pun dalam operasi, baik pemadaman maupun penyelamatan.
Baca Juga: Fenomena ASN Keluyuran di Jam Kerja Dinilai Merusak Citra PNS dan PPPK, Kok Bisa? Ini Penjelasannya
Warga yang ingin mengucapkan terima kasih dalam bentuk makanan diperbolehkan, namun tidak boleh ada transaksi yang bersifat wajib.
Dohiri menyatakan bahwa operasi non-kebakaran seperti mengeluarkan ular, mengangkut cincin yang tersangkut.
Hingga penanganan tawon tetap menjadi bagian dari tugas Damkar selama berkaitan dengan keselamatan warga.
Hal ini sejalan dengan Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 yang mengatur lima layanan utama, yaitu respons cepat, pemadaman kebakaran, penyelamatan, pemberdayaan masyarakat, dan pemberitaan kebakaran.
Meski anggaran terbatas, Damkar Tangsel berupaya menjaga operasional melalui perawatan armada yang sudah berusia.
Penyediaan standar APD, serta menyediakan kebutuhan petugas yang kini seluruhnya berstatus P3K.
Mereka juga menggandeng berbagai pihak, termasuk hibah perlengkapan pemadam dari Jepang melalui kerja sama dengan Staff Institute.
Dalam kondisi kebakaran, masyarakat diminta segera menghubungi Damkar Tangsel melalui 0811900074 atau layanan darurat 112.
Baca Juga: Banjir Rob Kepung Cilincing hingga Tanjung Priok, Rumah dan Sekolah Tak Luput Terendam
Jika api masih kecil, warga dapat melakukan langkah awal pemadaman menggunakan udara atau APAR.
Namun untuk menyiarkan api secara langsung, lawan atau masyarakat umum tidak diperbolehkan terlibat karena tidak memiliki sertifikasi.
Setiap operasi wajib mengikuti SOP dengan respon maksimal 15 menit sesuai ketentuan Permendagri.
Saat ini, wilayah dengan kejadian kebakaran paling tinggi berada di Pondok Aren, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, dan Serpong Utara.
Untuk mempercepat respon, Damkar telah menempatkan pos sektor di seluruh kecamatan di Tangsel.***
