POJOKSATU.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan silaturahmi bersama warga Perumahan Taman Raya Rajeg, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/25).

Kunjungan tersebut dimanfaatkan sebagai forum dialog langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk menyerap aspirasi yang telah lama dirasakan warga setempat.

Dalam pertemuan itu, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan terdapat empat usulan utama yang disampaikan warga Perumahan Taman Raya Rajeg.

Baca Juga: Bela Negara Bukan Sekadar Upacara, Rudy Susmanto Tekankan Solidaritas dan Ketahanan Digital

Salah satu persoalan yang paling krusial adalah masalah banjir yang telah terjadi hampir dua dekade dan selalu muncul setiap musim hujan.

Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang menempatkan penanganan banjir sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

Upaya yang akan dilakukan antara lain normalisasi saluran air melalui perbaikan, pelebaran, serta peningkatan kapasitas drainase agar aliran air dapat berjalan lancar.

Baca Juga: Pemulihan Kegiatan Belajar Pasca Banjir, Pemkab Aceh Utara Ajukan 61.136 Perlengkapan Sekolah ke Kemendikdasmen

Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah meninjau langsung kondisi lapangan untuk memastikan langkah penanganan yang tepat.

Pemerintah daerah menargetkan pelaksanaan penanganan banjir tersebut dapat dimulai pada tahun 2026 atau paling lambat 2027.

Selain normalisasi drainase, warga juga mengusulkan pembangunan tandon air sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir.

Baca Juga: Pemkab Bogor Buka Ruang Klarifikasi Publik, Isu Menu SPPG Cijayanti jadi Bahan Evaluasi Bersama

Menanggapi hal tersebut, Bupati Maesyal menyebutkan bahwa Pemkab Tangerang akan terlebih dahulu menyiapkan kajian teknis dan Detail Engineering Design (DED).

Bersama Dinas Bina Marga, sehingga pembangunan tandon air dapat dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.

Di bidang pendidikan, masyarakat mengajukan permohonan pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4.

Bupati menjelaskan bahwa lahan seluas sekitar 4.600 meter persegi telah ditinjau dan direncanakan sebagai lokasi pembangunan sekolah guna memenuhi kebutuhan pendidikan warga di wilayah tersebut.

Usulan lainnya yang turut disampaikan adalah permohonan bantuan perbaikan masjid di lingkungan perumahan.

Baca Juga: Lampaui Target Nasional, Layanan 112 Depok Respons Tercepat Aduan Warga

Menyikapi hal ini, Bupati mengajak masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah.

tetapi juga berperan aktif melalui semangat gotong royong karena masjid memiliki peran penting sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial.

Bupati Maesyal menambahkan, kehadiran jajaran kepala perangkat daerah dalam kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah untuk bersama-sama merealisasikan seluruh usulan warga demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga: Warga Sawangan Terima Kado Nataru, Sembako Murah Subsidi Pemprov Jabar hingga 58 Persen

Sementara itu, Ketua RW 07 Desa Mekarsari, Rohmat, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati Tangerang beserta jajaran.

Ia menjelaskan bahwa kawasan Taman Raya Rajeg menjadi muara aliran air dari beberapa wilayah sehingga kerap dilanda banjir akibat penyempitan saluran di bagian hilir.

Rohmat berharap normalisasi saluran dan pembangunan tandon air dapat menjadi solusi jangka panjang agar warga terbebas dari banjir yang selama ini menghantui kehidupan mereka.***