POJOKSATU.id - Program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang berlangsung di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Ciputat, Tangerang Selatan. 

Telah menghasilkan pendapatan hingga Rp 188 miliar. "Dari pemanfaatan program ini saja, sudah masuk Rp 188 miliar. Dari awal program, bukan dari Januari," ujar Kepala UPT Samsat Ciputat, Benny Pribadi, saat dikonfirmasi, Senin (3/11/2025).

Ia menjelaskan, capaian tersebut berasal dari sekitar 300.000 unit kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, yang memanfaatkan program pemutihan pajak selama enam bulan terakhir.

Baca Juga: Polisi Buru Preman Pembawa Sajam yang Palak Pedagang Ayam di Pasar Jombang Ciputat

Dari jumlah itu, sekitar 80 persen merupakan kendaraan roda dua, sedangkan sisanya kendaraan roda empat.

Selain itu, Samsat Ciputat juga mencatat ada 4.000 kendaraan dari luar Banten yang ikut memanfaatkan program pemutihan pajak tersebut.

"Itu terbesar ada di Ciputat, kurang lebih sebesar 4.000 unit yang memang mutasi masuk dari luar Banten ke wilayah Tangsel," kata dia.

Baca Juga: Fun Run Sinar Cendekia Tuai Apresiasi Wali Kota Tangsel, Wujud Solidaritas Lewat Olahraga untuk Palestina

Benny menambahkan, sejumlah pemilik mobil mewah juga memanfaatkan program pemutihan pajak ini, termasuk mobil merek Ferrari dan Force.

Salah satunya, kata dia, adalah penyanyi sekaligus dokter Tompi yang memanfaatkan program tersebut untuk mobil mewahnya.

"Kalau kendaraan mewah, mungkin baru minggu kemarin ada artis, dokter Tompi yang memanfaatkan program dari Gubernur Banten, masuk dari Jakarta Utara, masuk ke sini. Itu jenis mobilnya Force," kata dia.

Baca Juga: Soal Revisi UU HAM, Begini Kata Sekjen Kementerian HAM

Namun, ia tidak menjelaskan berapa nominal yang harus dibayarkan Tompi untuk program tersebut.

"Itu saya harus buka data dulu tapi yang jelas tunggakannya jadi nol rupiah. Dia hanya bayar untuk satu tahun ke depan," jelas Benny.

Benny berharap dengan berakhirnya program pemutihan, para pemilik kendaraan bisa kembali tertib untuk membayar pajak.

Baca Juga: Style Hijab Sesuai Bentuk Wajah: Panduan Biar Penampilan Gak Salah Gaya

"Semoga bisa taat pajak lagi. Karena banyak kendaraan selama ini tidur lima tahun sampai 10 tahun tapi dengan adanya program pemutihan pajak ini, kita hidupkan kembali," kata dia.

Setelah program selesai, Pemprov Banten bersama kepolisian akan melakukan razia kendaraan rutin untuk menertibkan wajib pajak yang belum taat.

“Setelah program ini selesai akan ada razia minimal tiga kali sebulan sesuai instruksi Pak Gubernur,” ucap Benny.***