POJOKSATU.id, PELATIH PSMS, Miftahudin Mukson menegaskan telah mempersiapkan timnya untuk memberikan perlawanan terbaik demi meraih kemenangan pada laga away di kandang PSIM Yogyakarta, di Stadion Mandala Krida, Jumat, 12 Januari 2024.
Miftahudin Mukson mengatakan tak ingin kehilanan poin lagi setelah pada laga perdana 12 Besar Liga 2 pekan lalu, PSMS bermain imbang 0-0 menghadapi Persiraja Banda Aceh di Stadion Baharoeddin Siregar.
Meski kali ini, laga tandang PSMS tetap tiga poin dan telah mempersiapkan latihan taktikal dan strategi untuk memuluskan misi meraih poin penuh.
"Kami lakukan persiapan laga away, dan mudah-mudahan besok kita maksimal di lapangan. Apa yang sudah kami buat di taktikal bisa dijalankan dengan bagus oleh pemain kami," ujar Miftahudin kepada wartawan, Kamis, 11 Januari 2024.
Pun, Miftahudin tak ingin over confident. Karena PSIM saat ini telah berkembang jauh lebih baik. Saat menjadi pelatih Persekat Tegal, dia pernah menggelar ujicoba kontra tim besutan pelatih Kashartadi itu.
Miftah meyakini kekuatan PSIM tak boleh diremehkan. Meskipun track record, PSIM di kandang tidaklah cukup baik. Selama putaran kedua babak penyisihan, PSIM hanya meraih dua kemenangan, dua seri dan dua kali kekalahan.
"PSIM tetap PSIM dengan identitas yang sangat melekat ya. Materinya kita semua tahu, kalau di banding tim sebelumnya ini jauh lebih wah," tegasnya.
"Yang artinya waktu dulu di persiapan awal saya pernah ke sini ujicoba berbeda dengan PSIM dengan materi sekarang. Apalagi sekarang main di kandang saya yakin mereka akan berusaha untuk memaksimalkan laga ini," ucapnya.
Pengetahuan Miftahudin soal tim lawan dan gaya pelatihan Coach Kas, sapaan Kashartadi membuatnya optimistis Rachmad Hidayat dkk bisa memberikan perlawanan terbaik.
Baca Juga: Akhiri Paceklik Kemenangan, PSDS Berhasil Raih Tiga Poin dengan Dramatis Lawan Persikab Bandung
"Tapi kami juga tetap akan memberikan perlawanan. Yang perku diwaspadai semua temasuk Mas Kashartadi saya waspadai," tegasnya.
"Pra musim dan 12 besar ini pasti berbeda. Perubahaan itu kita ketahui, dan mudah-mudahan kami bisa memberikan perlawanan terbaik, tapi dari sisi permainan masih style Kashartadi, dan itu kami sudah paham," sambungnya.
Sementara itu, PSMS Medan harus bertanding tidak full team karena harus kehilangan dua pemain sayap bertahan, Derry Rachman dan Fardan Harahap karena cedera. Juga Jose Valencia yang diputus kontrak.
"Kami ada dua pemain cedera sebelum match pertama. Kami sudah siapkan antisipasi untuk itu dan bismillah kita mulai hari ini, dan kita sudah melakukan adaptasi sehingga besok maksimal," ucap Miftahudin.
Baca Juga: Boyong 21 Pemain Markas PSIM, Tim PSMS Medan Intip Celah untuk Tembus Pertahanan Tuan Rumah
Pemain PSMS, Kurniawan Karman menambahkan, optimistis pemain PSMS bisa memahami taktik dan atrategi yang diterapkan pelatih san menjalankannya dengan baik saat menghadapi PSIM.
"Alhamdulillah, saya mewakili teman-teman sudah siap untuk pertandingan besok. Apa yang diberikan oleh pelatih kami sudah memahami, insya Allah kami akan memaksimalkannya," ujarnya. ***
