POJOKSATU.id, PANYABUNGAN -- Pengurus Cabang Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia Madina ( PC PMII Madina) mendesak Kapolres Madina AKBP Ari Sofandi Paloh menangkap dan mengungkap pelaku PETI Kotanopan.
Penangkapan alat berat (beko/ekskavator) di Desa Saba Dolok, Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina), Sumut, diapresiasi PMII Madina.
Diketahui, 2 alat berat diamankan dari lokasi
Pertambangan Emas Tanpa izin ( PETI) Kotanopan oleh Polres Madina pada Senin (2/3) lalu.
Baca Juga: Ditemani Iriana Kunker ke Sumut, Presiden Jokowi Berkunjung ke Deli Serdang dan Tanjungbalai
Ketua PC PMII Madina Ahmad Rizal Nasution
meminta Polres Madina segera mengungkap pelaku PETI Kotanopan yang sudah diamankan alat buktinya berupa dua ekskavator atau beko.
"Saya rasa tidak sulit untuk Polres Madina melacak siapa pemilik alat berat tersebut. Pihak polres juga bisa kembangkan pelaku PETI lainnya," ucapnya.
Diterangkannya, PETI itu jelas sudah melanggar peraturan tentang aturan tambang. Pelaku PETI Kotanopan harus diungkap dan ditangkap.
Baca Juga: Kota Medan Dilanda Cuaca Panas Saat Ramadan, Begini Penjelasan BBMKG
"Jikalau hanya mengamankan alat berat seperti ini dan tidak ada tindak lanjut, belum tentu bisa membuat efek jera kepada pelaku PETI," lanjutnya.
Pihaknya juga meminta Kapolres Madina membuat tim untuk pengawasan di sana sehingga tidak ada lagi yang bermain kucing-kucingan dengan aparat penegak hukum ( APH).
" Informan kepolisian kita yakini sangat jitu untuk penumpasan PETI Kotanopan ini. Semoga bapak Kapolres Madina giatkan misi tuntaskan PETI Kotanopan dan itu yang kita harapkan, " tandasnya.



