POJOKSATU.ID, DELISERDANG - Hingga hari ini, Jumat (29/11/2024), Tim Gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban bencana longsor di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).
Tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Basarnas serta BPBD, kembali menemukan dua korban tewas di dalam bus pariwisata.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, total 9 orang korban tewas dalam peristiwa bus pariwisata tertimbun tanah longsor, di Kecamatan Sibolangit.
Baca Juga: PDIP Diminta Sudahi Kambing Hitamkan Jokowi dan Kapolri atas Kekalahan Pilkada di Daerah Strategis
"Data kepolisian 9 korban (tewas)," ucap Hadi Wahyudi, Jumat (29/11/2024).
Dikatakannya, pada pencarian hari pertama, Rabu, 27 November 2024, tim SAR berhasil mengevakuasi 7 korban tewas.
Selanjutnya, pencarian hari kedua, Kamis 28 November 2024, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 2 korban tewas.
Adapun daftar kesembilan korban yang tewas adalah:
1. Dimas Nansyah Putra Solin (18) warga Pematangsiantar
2. Jesica Adriani Hutapea (20) warga Medan
3. Martin Sinulingga (57) warga Karo
4. Laurensius Sihombing (20) warga Samosir
Baca Juga: KPU Tanggapi Deklarasi Pramono-Rano Menang 1 Putaran Pilkada DKI Jakarta
5. Rosmita Br Tarigan (46) warga Karo
6. Hardiansyah (33) warga Deli Serdang
7. Yohana Tuti Sitohang (22) warga Kabupaten Samosir
8. Marta Sinaga (23)
9. Anggya Sinaga (21).
Seluruh korban tewas sudah diserahkan kepada pihak keluarga, untuk disemayamkan dan dikebumikan.
Dalam peristiwa ini, terdapat 20 korban luka-luka. Seluruh korban dievakuasi ke RSUPH Adam Malik, Kota Medan.
Hadi mengungkapkan, pada hari ini, pukul 09.24 WIB, di lokasi kejadian, jalan antara Sembahe dengan Tirtanadi sudah berhasil ditembus atau terhubung hingga Kabupaten Karo.
"Selanjutnya hari ini,akan dilaksanakan pembersihan material longsor dan evakuasi korban dan kendaraan yang terperosok ke jurang," kata Hadi.
Baca Juga: Takluk di Pilkada Pemalang, Vicky Prasetyo Ungkap 'Serangan Fajar' Paslon Rival Penyebabnya Kalah
Namun kondisi saat ini, belum layak untuk jalan umum karena masih ada sisa material longsor. Hanya saja untuk kendaraan petugas evakuasi sudah bisa dilalui," ujar Hadi.
Peristiwa bus tertimbun tanah longsor ini terjadi pada, Rabu (27/11/2024).
Bus nahas itu tertimbun saat melintas dari arah Medan menuju Berastagi, Kabupaten Karo. Saat itu bus melintas di lokasi kejadian terjadi longsor.
Baca Juga: Gokil! Indonesia Naik 4 Peringkat di Ranking FIFA, Berkah Kemenangan atas Arab Saudi
Bus tidak bisa menghindar dan tertimbun material longsor.
Hingga saat ini, tim gabungan telah mengevakuasi kendaraan yang tertimbun material longsor dan melakukan proses pembersihan material longsor di kawasan Sibolangit.
“Namun kondisi saat ini jalur tersebut belum layak untuk jalan umum karena masih ada sisa material longsor. Namun bagi kendaraan khusus petugas evakuasi sudah bisa dilalui,” ungkapnya. ***

