POJOKSATU.id, MEDAN-Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meninjau pasar dan membagikan Bantuan Langsung Tunai di Binjai, Jumat, 25 Agustus 2023.

Presiden Jokowi meninjau pasar di Binjai didampingi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi. Keduanya satu mobil tiba di Pasar Brahrang, Binjai, Jumat pagi.

Di dalam pasar, Jokowi dan rombongan disambut antusias para pedagang.

Presiden Jokowi menilai harga bahan pokok di Pasar Brahrang masih cukup baik. Ia membandingkan harga di Pulau Jawa yang berada di atas harga bahan pokok di Pasar Brahrang.

Baca Juga: Ucapan Budiman Sudjatmiko Usai Dipecat PDIP, Halus tapi Penuh Makna Mendalam

"Saya lihat harganya baik. Kayak bawang merah ada yang Rp20 ribu per kilogram, ada yang Rp22 ribu. Harganya baik, karena saya ingat di Jawa Rp24 ribu, Rp26 ribu," kata Jokowi.

Sementara itu, Edy Rahmayadi menjelaskan tinjauan ke pasar dan pembagian BLT pada para pedagang merupakan bentuk perhatian dari Pemerintah Pusat maupun provinsi pada pelaku perekonomian.

Selain itu, memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok juga tugas pemerintah.

"Pemerintah Provinsi dan pusat itu selalu memastikan ketersediaan bahan pokok dan harga harga bahan pokok selalu stabil," kata Edy.

Baca Juga: Gaji Naik, Bobby Nasution Rencanakan ASN Pemko Medan Kenakan Pakaian Kasual dari Produk UMKM Setiap Selasa

Disampaikan juga, pedagang dan UMKM merupakan penyokong pertumbuhan perekonomian Sumut. Karena itu, Pemprov Sumut juga senantiasa memberikan perhatian pada pedagang dan UMKM.

"Pemprov Sumut pun setiap tahun memiliki anggaran untuk memberikan stimulus pada banyak sektor, salah satunya UMKM. UMKM ini kan penyokong perekonomian Sumut, saat pandemi kemarin teruji UMKM ini," kata Edy.

Edy berharap bantuan tersebut dapat membantu para pedagang. Stimulus terus diberikan pemerintah untuk mendorong keberlangsungan para penyokong perekonomian Sumut.

Baca Juga: Banding Ditolak, Mabes Polri Tetap Proses PTDH Teddy Minahasa

"Semoga dapat membantu para pedagang, terutama untuk permodalan sehingga kestabilan para pedagang ini terus terjaga," pungkas Edy Rahmayadi. ***