POJOKSATU.id, MEDAN-Chief Operating Officer (COO) PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) Pengelola PSMS Medan, Andry Mahyar Matondang meminta maaf atas aksinya mendatangi perangkat pertandingan usai laga PSMS Medan vs Persiraja Banda Aceh.

Andry Mahyar mengatakan, mendatangi perangkat pertandingan PSMS vs Persiraja yang berlangsung Sabtu, 6 Januari 2023 di Stadion Baharoeddin Siregar, sebagai bentuk kekesalannya terkait wasit yang dinilainya tidak menjunjung tinggi fairplay.

Andry Mahyar pun memastikan tidak mengucapkan kata kasar ke wasit PSMS vs Persiraja.

"Tidak ada ucapan kasar, saya cuma datangi wasit dan bilang, kenapa kau biarkan pertandingan cuma bersih 35 menit (di babak kedua). Pertandingan itu cuma besih (berjalan) 35 menit," ujarnya, Senin, 8 Januari 2024.

Baca Juga: Lagi-lagi Seri Lawan Persiraja, Miftahudin Mukson Minta Maaf Gagal Bawa PSMS Raih Kemenangan Laga Home Perdana Babak 12 Besar

Dia menyoroti laga yang berakhir 0-0 itu, wasit hanya memberikan waktu tambahan satu menit di babak pertama dan tiga menit di babak kedua. Padahal, sejumlah peristiwa terjadi seperti cedera pemain sehingga membutuhkan perawatan di lapangan.

Menurut Andry, dengan banyak kejadian pemain cedera di babak pertama dan babak kedua yang membutuhkan waktu untuk penanganan medis,harusnya wasit lebih memberikan jarak penambahan waktu usai waktu normal pertandingan berakhir.

Bahkan, di waktu tambahan babak kedua yang cuma tiga menit, wasit tetap memberlakukannya walaupun ada pemain yamg cedera dan tergeletak di lapangan.

Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia VS Irak Jelang Turnamen Bergengsi Piala Asia 2023!

"Tatkala injury time, itu pemain dibiarkan di situ sampai habis, tidak ada orang (medis yang disuruh) mengangkat dari dalam (lapangan), padahal 'drama-draama' cedera itu terjadi berulang-ulang," jelasnya.

"Kami tidak menyalahkan tapi kita minta wasit agar menjunjung tinggi fairplay dalam pertandingan. Kemarahan kita kepada perangkat pertandingan itu kebih kepada teknis pertandingan," sambungnya.

Andry menjelaskan sejak waktu tambahan babak pertama yang cuma satu menit, pihaknya sudah melakukan protes agar jika drama terjadi di babak kedua, wasit bisa lebih bijak memberikan tambahan waktu.

Baca Juga: Tim Gabungan Gerebek Kawasan Narkoba di Desa Sei Mencirim Deli Serdang, 7 Pelaku Diamankan

"Ini tidak pernah terjadi sebelumnya kan. Kita sudah protes dari awal soal pengangkatan pemain (dari dalam lapangan) itu. Alasan dari fourth official (penambahan menit pertandingan) itu permintaan dari tengah (wasit), satu menit di babak pertama, tiga menit di babak kedua. Itu yang membuat saya kesal," tuturnya.

Pun, demikian, Andry Mahyar meminta maaf atas tindakannya di laga PSMS vs Persiraja tersebut yang dia akui cukup agresif. Hal itu dia akui terjadi karena hilang kendali.

"Saya dalam hal ini meminta maaf karena begitu agresif jadinya kepada perangkat pertandingan," pungkasnya. ***